Pasaran Batu Akik di Palembang Mulai Lesu

   •    Jumat, 09 Oct 2015 11:26 WIB
batu akik
Pasaran Batu Akik di Palembang Mulai Lesu
Ilustrasi (AFP PHOTO/BAY ISMOYO)

Metrotvnews.com, Palembang: Pasaran aneka batu akik dan batu mulia, khususnya di sekitar Kota Palembang, yang sempat diburu konsumen kini mulai lesu imbas dari krisis ekonomi yang melanda sejumlah daerah di Sumatera Selatan (Sumsel).

"Para perajin batu akik yang sempat merasakan laris manisnya menjual dan menggali batu akik kini terpaksa harus gigit jari lantaran sepinya pasar dan lemahnya daya beli konsumen akibat dampak krisis dan imbas dari turunnya harga komoditas karet dan buah kelapa sawit," kata Bambang, perajin batu akik, seperti dikutip Antara, di Palembang, Jumat (9/10/2015).

Ia menjelaskan, sekarang usaha batu akik di pusat penjualan lokasi kawasan Pasar Cinde Palembang mulai lesu, lantaran peminat ataupun calon pembeli semakin berkurang.

"Sekarang usaha batu akik tidak bisa lagi memenuhi kebutuhan sehari-hari, pendapatan paling tinggi Rp70 ribu per hari. Padahal beberapa bulan lalu ketika batu akik masih jadi primadona warga semua golongan bisa meraih hingga Rp3.000.000 per hari," ungkapnya.

Memang barangnya cukup tersedia, seperti batu akik jenis lavender, bacan dan solar, tetapi tidak ada yang mau membelinya. Penghasilan sehari-hari sejak sebulan terakhir bukan dari menjual batu akik tetapi jasa dari membentuk dan mengasah batu saja.

"Jadi, wajar kalau sejak beberapa pekan terakhir sudah banyak pedagang batu akik memilih tutup, karena sepi pembeli," pungkasnya. 


(ABD)