Diarahkan ke Suriah, Rudal Rusia Justru Jatuh di Iran

Fajar Nugraha    •    Jumat, 09 Oct 2015 11:34 WIB
rusia
Diarahkan ke Suriah, Rudal Rusia Justru Jatuh di Iran
Rudal Rusia yang diarahkan ke Suriah (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Teheran: Sebuah rudal milik Rusia yang ditujukan ke Suriah, dikabarkan jatuh di Iran. Hal ini disebutkan oleh pihak Amerika Serikat (AS).

Empat rudal tersebut ditargetkan kepada para pemberontak Suriah di wilayah barat. Namun keempat rudal itu tidak pernah sampai ke target justru jatuh di Iran.

Rudal-rudal ini diperkirakan sebagai bagian dari tembakan salvo yang dilesakkan oleh kapal perang Rusia dari Laut Kaspian, pada Rabu (7/10/2015). Tembakan itu merupakan bagian dari serangan sembilan hari yang dilakukan oleh Rusia.

Namun Pemerintah Rusia membantah klaim tersebut. Menurut mereka seluruh rudal mengenai targetnya. Kementerian Pertahanan Rusia pun menunjukkan grafis 26 rudal yang melintasi Iran dan Irak, sebelum akhirnya menghantam Suriah.

"Setiap profesional tahu bahwa saat operasi semacam ini, kami selalu memastikan target sebelum dan sesudah serangan. Seluruh rudal kami mengenai target yang telah ditentukan," ujar Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Jenderal Igo Konashenkov, seperti dikutip AFP, Jumat (9/10/2015).

Negeri Beruang Merah melancarkan serangan udara pada akhir September lalu, yang ditujukan kepada kelompok Islamic State (ISIS) dan kelompok teroris lainnya di Suriah.

Pada Rabu malam waktu setempat, serangan udara itu dikabarkan menghantam 27 target teroris di wilayah utara dan pedalaman Suriah. Di antara target yang dihantam rudal itu, delapan adalah basis pertahanan ISIS di Provinsi Homs dan 11 tempat pelatihan di Provinsi Hama dan Raqa.

Kekuatan Barat justru mengabaikan klaim tersebut. Amerika Serikat (AS) menyebutkan bahwa lebih dari 90 persen target yang dihantam Rusia bukanlah ISIS ataupun kelompok Front Al-Nusra. Al-Nusra adalah kelompok teroris yang berafiliasi dengan Al Qaeda.

Adapun rudal yang mendarat di Iran dikabarkan peluru kendali Kalibr-NK, yang baru pertama kali digunakan dalam bentuk pertempuran.


(FJR)

Rapat Pleno Penentuan Nasib Novanto Digelar Tertutup

Rapat Pleno Penentuan Nasib Novanto Digelar Tertutup

43 minutes Ago

DPP Partai Golkar tengah menggelar rapat pleno dengan agenda konsolidasi internal pasca-kasus y…

BERITA LAINNYA