Menko Darmin Harap Hubungan Bisnis dengan Jepang Tak Terganggu

Suci Sedya Utami    •    Jumat, 09 Oct 2015 19:34 WIB
kereta cepat
Menko Darmin Harap Hubungan Bisnis dengan Jepang Tak Terganggu
Menko Perekonomian Darmin Nasution (kanan) (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menko Perekonomian Darmin Nasution berharap hubungan bisnis antara Indonesia dengan Jepang tidak terganggu dan tetap berjalan baik. Harapan ini muncul karena proyek kereta cepat (high speed train) Jakarta-Bandung disepakati menggunakan skema business to business (B-to-B) antara konsorsium BUMN Indonesia dengan konsorsium Tiongkok.

"Kita berharap enggak ada (pengaruhnya terhadap hubungan bisnis antara Indonesia dengan Jepang)," kata Darmin, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2015).

Menurut Darmin, jika Jepang merasa kecewa dengan keputusan ini, mungkin kekecewaan tersebut sudah ada sejak pemerintah memberi ketidakpastian terhadap kedua proposal pengajuan tentang kereta cepat milik Jepang dan Tiongkok beberapa waktu lalu.

Lebih jauh, mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini menjelaskan, hubungan baik antar kedua negara dengan Indonesia jauh lebih penting dibandingkan menyoroti Jepang gagal masuk ke dalam proyek kereta cepat.

"Bukan berarti enggak masalah. Tapi hubungan antar negara jauh lebih besar (kepentingannya) daripada hanya satu proyek. Di dalam satu proyek bisa saja ada yang kecewa, tapi kan ada hubungan lain," pungkasnya.


(ABD)