Kapan Harus Lakukan Tes Mamografi?

Nia Deviyana    •    Sabtu, 10 Oct 2015 09:30 WIB
kesehatankanker
Kapan Harus Lakukan Tes Mamografi?
Mamografi untuk deteksi kanker payudara. (Foto:chron.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mamografi menjadi cara efektif untuk mendeteksi adanya kanker payudara secara akurat. Meski demikian, pelaksanaan tes mamografi rupanya tidak efisien dilakukan pada wanita di bawah usia 40.

"Payudara wanita muda biasanya didominasi oleh lemak. Kalau pakai mamografi akan sulit membedakan mana yang lemak dan mana yang tumor, karena warnanya sama-sama putih," jelas Dr. Lisa Wong dari Parkway Cancer Centre Hospital, dalam edukasi kesehatan yang berlangsung di Epicentrum Walk, Jakarta Selatan, Jumat (9/10/2015).

Lisa pun lebih merekomendasikan tes MRI daripada mamografi untuk mendeteksi kanker payudara pada wanita usia muda.

Lebih lanjut, mamografi lebih efektif dilakukan menjelang usia 40 tahun, dengan jadwal 1-2 tahun sekali. Namun, hingga saat ini masih banyak mitos seputar tes tersebut, salah satunya dapat menyebabkan kanker.

Mitos tersebut dibantah Dr. Lisa. "Itu tidak benar, dosis radiasi pada mamografi terbilang rendah. Hingga kini, mamografi menjadi tes deteksi andalan untuk mendiagnosis kanker payudara," terangnya.

Kanker payudara menjadi pembunuh pertama perempuan di Indonesia. Data SIRS (Sistem Informasi Rumah Sakit) 2010 menunjukkan, penyakit ini menjadi kasus tertinggi yang dialami pasien rawat inap maupun rawat jalan di Indonesia, dengan presentasi 28,7 persen atau sekitar 12.014 jiwa.

Sementara, data yang dilansir National Cancer Institute (NCI) selama 2014 menunjukkan, ada 232.670 perempuan dan 2.360 laki-laki yang didiagnosa menderita kanker payudara. Adapun korban jiwa akibat penyakit ini mencapai angka 40 ribu perempuan dan 430 laki-laki.


(LOV)