Begini Kebiadaban Agus Menghabisi PNF

Achmad Zulfikar Fazli    •    Sabtu, 10 Oct 2015 19:17 WIB
mayat bocah dalam kardus
Begini Kebiadaban Agus Menghabisi PNF
Petugas kepolisian memperlihatkan tersangka Agus Dermawan (tengah) saat Kapolda Metro Jaya Tito Karnavian (kiri) dan Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti (kanan)----MI/Arya M

Metrotvnews.com, Jakarta: Agus Dermawan seperti tak punya hati. Sebelum menghabisi nyawa PNF, Agus juga sempat melakukan pelecehan seksual terhadap bocah berusia sembilan tahun itu.

Polda Metro Jaya telah menetapkan Agus Dermawan, 39, sebagai tersangka pembunuhan PNF. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Krisnha Murti mengungkapkan, kejadian ini bermula saat PNF melintas di depan bedeng milik Agus saat pulang sekolah.

Seketika, Agus memanggil PNF untuk mampir ke bedengnya, yang memang terletak tak jauh dari kediaman PNF. "Saat korban pulang sekolah, korban dipanggil untuk singgah di warung tersangka," kata Krisnha di Mapolda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Sabtu (10/10/2015).

Begitu masuk, Agus langsung membekap mulut anak kelas dua SD ini dengan kaos kaki. Tak hanya itu, Agus juga mengikat kaki dan tangan PNF dengan kabel pengisi daya telepon seluler.

"Pelaku kemudian membuka secara paksa pakaian korban. Kemudian pelaku melakukan pelecehan seksual di sana," jelas dia.


Video Agus memperagakan kebejatannya (MI.Arya Manggala)

Krishna juga menampilkan rekaman video saat Agus mencontohkan adegakan pelecehan seksual dan pembunuhan terhadap korban. Siapapun akan bergidik jika melihat tayangan tersebut.

Setelah PNF tewas, Agus membungkusnya dengan memasukkan ke dalam kardus dan membuangnya di lorong sepi dan gelap di Jl Sahabat, Jakarta Barat. Untuk menghilangkan jejak, Agus kembali ke bedengnya dan membakar semua barang bukti yang tersisa di bedengnya tersebut.


(TII)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

12 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA