Dibantu Rusia, Pasukan Suriah Pukul Mundur Pemberontak

Willy Haryono    •    Minggu, 11 Oct 2015 10:33 WIB
isis
Dibantu Rusia, Pasukan Suriah Pukul Mundur Pemberontak
Pesawat jet tempur Mig-29 milik Rusia. (Foto: AFP / KIRILL KUDRYAVTSEV)

Metrotvnews.com, Damaskus: Pasukan Suriah dengan dibantu serangan udara Rusia merebut sebuah desa dari tangan pemberontak, Sabtu (10/10/2015). 

Ini merupakan operasi udara dan darat terbesar sejak Moskow memulai aksi militernya di Suriah pada 30 September. 

Seperti dikutip Associated Press, serangan terkonsentrasi di Hama dan Idlib, dimana sejumlah grup pemberontak, termasuk Nusra Front yang merupakan cabang Al Qaeda, beroperasi. 

Grup pemantau Syria Observatory for Human Rights mengatakan pasukan pemerintah merebut kota Atsan pada Jumat kemarin di tengah gencarnya serangan udara Rusia. Pasukan loyalis Presiden Bashar al-Assad juga dilaporkan merebut desa Um Hartein. 

Selama ini pasukan Assad kesulitan menghadapi pemberontak yang menggunakan misil TOW dari Amerika Serikat. 

Kementerian Pertahanan Rusia menyebu pesawatnya telah melakukan 64 misi dan membidik 54 situs dalam 24 jam terakhir di Suriah. Dari puluhan situs yang diserang, beberapa di antaranya adalah pos komando di Aleppo dan Idlib. 

Rusia, sekutu utama Suriah, bersikukuh serangan ini ditujukan kepada kelompok militan Islamic State (ISIS). Namun beberapa negara barat, termasuk AS, menuding Rusia hanya ingin menghabisi musuh-musuh Assad.


(WIL)