UNESCO Arsipkan Pembantaian Nanjing, Jepang Marah-Marah

Willy Haryono    •    Minggu, 11 Oct 2015 13:50 WIB
politik jepang
UNESCO Arsipkan Pembantaian Nanjing, Jepang Marah-Marah
Pengunjung melihat kuburan massal korban pembantaian Nanjing di Beijing, Tiongkok. (Foto: AFP / Liu Jin)

Metrotvnews.com, Tokyo: Jepang mengecam agensi kebudayaan PBB (UNESCO) yang memasukkan dokumen terkait Pembantaian Nanjing dalam arsip Memori Dunia. 

Pembantaian Nanjing adalah peristiwa dimana pasukan Jepang membantai dan memerkosa warga kota Nanjing di Tiongkok pada 1937.

UNESCO memasukkan 47 data terkait Nanjing, termasuk sebuah permintaan dari Tiongkok untuk menandai peristiwa bersejarah itu agar jangan sampai dilupakan. 

Kerap juga disebut sebagai "pemerkosaan Nanjing," peristiwa tersebut merupakan isu sensitif yang terus memperburuk hubungan Jepang dan Tiongkok. Beijing menuding Tokyo tidak tulus dalam meminta maaf. 

"Sangat disayangkan bahwa organisasi global yang seharusnya netral justru memasukkan dokumen itu ke Memori Dunia," ujar Kementerian Luar Negeri Jepang, seperti dilansir AFP, Sabtu (10/10/2015). 

"Sebagai anggota UNESCO, pemerintah Jepang akan berusaha mereformasi proyek penting ini, agar tidak lagi digunakan untuk kepentingan politik," sambungnya. 

Keputusan UNESCO memasukkan Pembantaian Nanjing diambil setelah melewati serangkaian dialog para ahli berbagai bidang dari 40 negara sejak dua tahun lalu.


(WIL)