Konflik Sosial Berpotensi Ganggu Pemilu 2014

- 03 September 2013 16:17 wib
Antara
Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Timur Pradopo mengimbau kepada masyarakat untuk berpartisipasi mengamankan pemilu 2014.

Menurutnya, peran masyarakat diperlukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan konflik sosial.

"Saya kira semua sudah terdeteksi dengan baik ya. Justru karena kami sudah identifikasi, kami ajak masyarakat untuk bantu mengeliminir. Disamping itu Polri juga siap karena memang tanggung jawab kami," kata Timur Pradopo di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta, Selasa (3/9).

Kapolri mengatakan antisipasi konflik sosial dilakukan agar tidak mengganggu pelaksanaan pemilu. Timur menyebutkan, gangguan keamanan itu di antaranya konflik sosial, teror bom, sengketa lahan, konflik antar umat beragama, dan masalah perburuhan.

"Berkaitan dengan kondisi sosial masyarakat, jangan sampai mengganggu pelaksanaan pemilu. Seperti sengketa tanah, itu juga jadi tugas kita kalau tidak bisa dikendalikan mengganggu pemilu. Tadi itu lho, masalah sosial, teror, bom, sudah terdeteksi dengan baik," katanya.

Ia meminta seluruh masyarakat bahu-membahu menciptakan ketertiban hingga pelaksanaan Pemilu 2014 usai. Ia pun mengharapkan hal yang sama pada partai politik dan peserta pemilu.

"Ya semua sama. Ada yg bisa mulai dari kampanye, ada pengamanan internal mereka kan. Itu juga bagian dari pengamanan secara utuh. Kalau itu semua sudah siap, dan tidak ada yang melanggar itu kan bagus," katanya.***

()

SEKRETARIS Jenderal Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy mengungkapkan forum Musyawarah Kerja Nasional…