Status Undar Nonaktif, Rektor Sebut Jumlah Mahasiswa Baru Menurun

Nurul Hidayat    •    Senin, 12 Oct 2015 10:34 WIB
pendidikan
Status Undar Nonaktif, Rektor Sebut Jumlah Mahasiswa Baru Menurun
Rektor Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang, Jawa Timur, Mudjib Mustain (tengah) saat memeberikan keterangan kepada media usai kegiatan wisuda. MTVN/Nurul Hidayat

Metrotvnews.com, Jombang: Rektor Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang, Jawa Timur, Mudjib Mustain mengatakan munculnya nama Undar dalam daftar 243 kampus nonaktif di situs resmi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) cukup merugikan. Pasalnya, jumlah mahasiswa baru di kampusnya menurun drastis sejak diunggahnya pengumuman tersebut pada September 2015.

"Jelas sangat merugikan, jika sebelum dinonaktifkan bisa mendapatkan 750 mahasiswa baru, setelah status tersebut dikeluarkan kita (Undar) hanya mendapatkan 250 mahasiswa saja," ujar Mudjib saat ditemui usai kegiatan wisuda di aula Kampus Undar Jombang, Minggu (11/10/2015).

Mudjib menambahkan, kekurangan mahasiswa dapat berimbas pada pengelolaan keuangan, terlebih, ketika dikaitkan dengan rasio jumlah dosen yang diberlakukan dalam peraturan pendidikan tinggi.

"Jika terus menurun mahasiwa barunya tidak menutup kemungkinan suatu saat kita (Undar) akan bangkrut," katanya.

Dia berharap status penonaktifan Undar segera dicabut, dengan seperti itu,  pihaknya dapat lebih optimal dalam pengelolaan dan pemgembangan kampus.

"Dari pihak Kopertis wilayah VII Surabaya sudah mengirimkan rekomendasi ke pihak kementerian, namun kami tidak tahu kenapa hingga saat ini belum juga ada kabar terkait pencabutan status (nonaktif) tersebut," kata dia.
 


(SBH)