Tur AS, Noah Merasa seperti Kembali ke Masa Awal Peterpan

Agustinus Shindu Alpito    •    Senin, 12 Oct 2015 12:49 WIB
noah
Tur AS, Noah Merasa seperti Kembali ke Masa Awal Peterpan
Noah (Foto:Antara/Teresia May)

Metrotvnews.com, Jakarta: Grup band Noah resmi mengakhiri lawatannya di Amerika Serikat dengan sebuah penampilan bertajuk The Last Episode of IndoOut 2015, yang digelar di Santos Party House, New York, Jumat, 9 Oktober.

Noah megaku, banyak pengalaman berharga yang mereka petik dari rangkaian tur itu. Sang vokalis, Nazril Irham alias Ariel, mengatakan bahwa minimnya peralatan yang mereka gunakan ketika tampil di sana mengingatkan akan masa lalu Peterpan, band mereka sebelum bertransformasi nama menjadi Noah.

"Satu pelajaran berharga, (seperti) balik lagi ke awal kita ngeband. Kita enggak bisa bersandar sama nama besar. Pada saat di Indonesia, dengan nama Noah, kita bisa minta sound yang bagus karena punya tanggung jawab sama penggemar, dan perlatan yang maksimal. Tapi karena kita keluar dari Indonesia, (peralatan) itu agak terbatas. Kita manfaatin apa yang kita bisa. Persis (seperti) pada zaman dulu," kata Ariel, dalam wawancara lewat aplikasi Periscope, beberapa waktu lalu.

Pengalaman Noah lebih dari satu dekade di industri musik tentu membuat mereka kenyang pengalaman. Nama besar Noah membuat Lukman dan David harus menjaga konsistensi kualitas musik mereka, meski tampil dengan peralatan minimal, di hadapan publik.

"Pelajaran (tampil di luar negeri), bagaimana caranya main di mana pun (orang tetap) bisa menikmati musiknya," ucap Lukman.

"Belajar soal technical spec, kita terbatas bawa equipment-nya (peralatan). (Pelajaran) Itu yang paling berharga. Kita sempat latihan, how to work (bagaimana bekerja) lebih cepat, lebih efisien supaya hasilnya bagus," imbuh Lukman.

Selama di Amerika, Noah tampil di tiga kota, yaitu Los Angeles, Washington DC, dan New York.


(ROS)