Anggota DPR Frans Agung Melanggar Kode Etik

Githa Farahdina    •    Senin, 12 Oct 2015 14:50 WIB
frans agung mula putra
Anggota DPR Frans Agung Melanggar Kode Etik
Frans Agung Mula. Foto: dpr.go.id

Metrotvnews.com, Jakarta: Mahkamah Kehormatan Dewan memutuskan anggota DPR dari Fraksi Hanura Frans Agung Mula Putra menyalahi kode etik. Putusan ini final dan mengikat.

"Frans Agung terbukti melanggar kode etik ringan yang diberikan sanksi ringan dengan teguran tertulis," kata Ketua MKD Surahman Hidayat ketika membacakan keputusan di ruang rapat MKD, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (12/10/2015).

(Klik: Ini Alasan Frans Mula Pecat Denty)

Denty Noviany Sari melaporkan Frans ke MKD dengan tuduhan memecatnya secara sewenang-wenang. Ia juga melaporkan mantan bosnya itu karena diduga menggunakan gelar doktor palsu.


Denty Noviany Sari melaporkan Frans Agung ke Mahkamah Kehormatan Dewan, Kamis 28 Mei 2015. Foto: MI/Ramdani

Laporan itu disampaikan Mei 2015. Denty mengaku mengetahui Frans menggunakan gelar doktor palsu saat diminta membuatkan kartu nama. Frans mengaku mendapat gelar doktor dari Universitas Satyagama.

Ternyata, Frans belum menyelesaikan pendidikan S3 di sana. Frans diduga melanggar Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

(Klik: Denty Sakit Hati, Ingin Frans Dicopot)

Frans mengakui menggunakan gelar doktor meski belum lulus kuliah S3. Meski demikian, ia yakin hal itu tidak akan berbuntut pidana. Menurutnya, gelar doktor yang ia sandang tidak termasuk pemalsuan secara formil.

"Terkait tuduhan gelar doktor palsu, pemalsuan menurut hukum ada dua bentuk. Pertama, pemalsuan secara formil. Pada faktanya saya sekarang menempuh pendidikan doktor di Universitas Satyagama. Sekarang tinggal tiga tahapan lagi," kata Frans, Rabu 27 Mei.


(TRK)