Benny: Konyol Kalau DPR Konsultasi Revisi UU KPK ke Presiden

Githa Farahdina    •    Senin, 12 Oct 2015 15:23 WIB
revisi uu kpk
Benny: Konyol Kalau DPR Konsultasi Revisi UU KPK ke Presiden
Politikus Partai Demokrat Benny Kabur Harman--Antara/Dodo Karundeng

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua Komisi III Benny Kabur Harman menilai Pimpinan DPR tak perlu berkonsultasi dengan Presiden Joko Widodo terkait revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Konsultasi itu disebut tak ada manfaatnya.

"Pimpinan DPR kalau melakukan itu, konyol!" tegas Benny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/10/2015).

Politikus Partai Demokrat justru mempertanyakan apa yang ingin dikonsultasikan Pimpinan DPR. Toh, revisi UU KPK sudah menjadi kesepakatan. "Jangan menjadikan agenda revisi UU KPK ini untuk kepentingan pribadi," tambah Benny.

Untuk itu, Benny meminta Ketua DPR Setya Novanto dan wakil-wakilnya tidak benar-benat berkonsultasi dengan presiden.

Sebelumnya, pimpinan DPR sudah bersurat untuk menjadwalkan rapat soal revisi UU KPK. Wakil Ketua DPR Fadli Zon berharap bisa segera bertemu presiden untuk membicarakan ini.

Menurut Fadli, rapat konsultasi akan membicarakan apakah reviai UU KPK akan dikerjakan atau tidak. Namun, pembicaraan belum mengarah pada sesuatu yang substansial. Pembicaraan hanya sebatas keinginan pemerintah untuk merevisi sesuai yang pernah diajukan, Juni 2015.


(YDH)