Pemerintah Yakin Target Cukai Rokok Tahun Ini Tercapai

Husen Miftahudin    •    Senin, 12 Oct 2015 15:48 WIB
rokok
Pemerintah Yakin Target Cukai Rokok Tahun Ini Tercapai
illustrasi rokok. MTVN/Husen Miftahudin

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Nasruddin Djoko Surjono meyakini target penerimaan negara dari cukai rokok tahun ini bakal tercapai. Menurut dia, hal itu karena para industri hasil tembakau menggenjot produksi akibat kenaikan target cukai rokok pada tahun depan.

"Dengan mengumumkan kenaikan cukai di tahun depan diharapkan akan mengejar penerimaan cukainya. Tahun lalu juga begitu, ketika target masih di bawah dan dilakukan pengumuman kenaikan di tahun depan, maka di akhir tahun seperti November dan Desember penerimaan cukai biasanya naik," ungkap Nasruddin dalam workshop bertajuk Kebijakan Cukai dan Dampaknya terhadap Industri Rokok di Hotel Menara Peninsula, Jalan Letjen S Parman No 78 Slipi, Jakarta Barat, Senin (12/10/2015).

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015, pemerintah menargetkan penerimaan cukai sebesar Rp146,43 triliun yang terdiri dari cukai hasil tembakau (rokok) sebesar Rp139,81 triliun, cukai ethil alkohol Rp17 miliar, dan cukai minuman mengandung ethil alkohol (MMEA) sebanyak Rp6,45 triliun. Sedangkan dalam Rancangan APBN (RAPBN) 2016, pemerintah menaikkan target penerimaan cukai rokok menjadi Rp148,9 triliun.

Nasruddin menuturkan, selama beberapa tahun ke belakang, target cukai rokok selalu mencapai target yang telah ditetapkan. Meski begitu, pemerintah harus berhati-hati karena industri rokok merupakan penyumbang terbesar dalam penerimaan negara dari cukai.

"Bayangkan, dari rokok saja itu targetnya bisa Rp139 triliun. Kita harus hati-hati jangan sampai shortfall dan turunnya drastis, karena itu berdampak pada penerimaan dari perpajakan secara keseluruhan. Apalagi tahun depan depan pemerintah genjot infrastruktur yang membutuhkan biaya besar," pungkas Nasruddin.


(SAW)