Rupiah Menguat, Sinyal Awal Perbaikan Ekonomi Indonesia

Angga Bratadharma    •    Senin, 12 Oct 2015 16:06 WIB
rupiah menguat
Rupiah Menguat, Sinyal Awal Perbaikan Ekonomi Indonesia
Kadin (Foto: Dokumentasi Kadin)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kadin Indonesia berharap indikator positif pada nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir menjadi sinyal awal perbaikan ekonomi Indonesia. Momentum ini perlu didukung dengan kebijakan pemerintah yang mengena dan tepat sasaran.

"Di tengah melemahnya nilai tukar hampir semua negara di dunia, ini (penguatan rupiah terhadap USD) menjadi sinyal positif," kata Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perbankan dan Finansial Rosan Perkasa Roeslani, dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Senin (12/10/2015).

Rosan menilai positif paket ekonomi jilid III yang baru diumumkan Pemerintahan Joko Widodo. Sehubungan dengan programnya untuk menjadikan industri sebagai fondasi ekonomi Indonesia, Rosan menyambut paket kebijakan yang menekan biaya industri.

Dia mencontohkan, diskon listrik hingga 30 persen untuk pemakaian listrik mulai pukul 23.00-08.00 akan sangat membantu sektor industri. Pemerintah juga sudah menunjukkan kebijakan pro UKM. Kendala pembiayaan yang seringkali dialami pelaku UKM bisa diminimalkan melalui pengurangan tingkat bunga kredit.

"Usaha kecil juga akan sangat terbantu dengan turunnya bunga KUR dari 22 persen ke 12 persen. Hanya saja penyerapan KUR masih sangat lambat. Pemerintah perlu mendorong agar penyerapan KUR bisa lebih cepat," jelas Rosan.

Dia menambahkan, Kadin menantikan kebijakan lanjutan yang akan dikeluarkan pemerintah. Diharapkan kebijakan tersebut akan mengembalikan kepercayaan investor, pelaku usaha, maupun masyarakat. Dengan semakin banyaknya perusahaan yang gulung tikar dan tenaga kerja yang di-PHK, dalam pandangan Rosan, kebijakan yang tepat sasar akan mengembalikan kepercayaan kepada pemerintah.

"Yang kurang saat ini sebenarnya soal trust and confidence. Karena itu, penting bagi pemerintah untuk menerapkan kebijakan-kebijakan untuk meningkatkan trust dan confidence," pungkas Rosan.


(ABD)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

1 day Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA