Rhoma Desak Pemerintah Jadikan Kabut Asap sebagai Bencana Nasional

Al Abrar    •    Senin, 12 Oct 2015 17:21 WIB
kabut asapasappartai idaman
Rhoma Desak Pemerintah Jadikan Kabut Asap sebagai Bencana Nasional
Rhoma Irama perkenalkan logo Partai Idaman--Metrotvnews.com/Arga Sumantri

Metrotvnews.com, Jakarta: Kebakaran hutan dan lahan masih terjadi di berbagai pulau di Indonesia. Akibatnya asap yang kian mengganas dan megakibatkan beberapa warga tewas lantaran sesak napas.

Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama mendesak, pemerintah meningkatkan status kabut asap menjadi bencana nasional. Sebab, tak hanya merenggut nyawa, asap juga menganggu sektor pendidikan dan ekonomi.

"Saya rasa sudah harus jadi perhatian pemerintah, jadi bencana nasional. Karena sudah ganggu pendidikan, ganggu bisnis, ganggu masyarakat," kata Rhoma di kantor DPP Idaman, Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur, Senin (12/10/2015).

Dengan menjadikan status asap sebagai bencana nasional, pemerintah dapat serius menangani kabut asap. "Supaya penagangan jadi komprehensif," jelasnya.

Rhoma berharap, aparat penegak hukum menindak tegas pembakar hutan, baik masyarakat dan perusahaan. "Tidak lupa penanganan hukum pada pelaku pembakaran. Juga pada perusahaan yang membakar secara periodik," tukasnya.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Rasio Ridho Sani mengakui ada pihak-pihak yang mendorong bencana asap dijadikan bencana nasional. Namun, dari kaca mata Kementerian LHK kabut asap tak masuk bencana nasional.

Menurut Rasio, tanpa dijadikan bencana nasional, kabut asap tetap akan ditanggulangi pemerintah. Pemerintah telah bergerak secara nasional guna menanggulangi kepulan asap akibat dari pembakaran hutan dan lahan.

Tak hanya Presiden, jajaran dari TNI dan Polri juga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turut menangani kebakaran hutan dan lahan. Selain memadamkan, Polri menyelidiki duduk perkara pembakaran ini.

Dia meminta agar tak ada yang memperdebatkan kabut asap menjadi bencana nasional. Pasalnya, lanjut dia, asap itu ada karena ulah manusia, bukan merupakan bencana alam.


(YDH)