Suap DPRD Musi Banyuasin, KPK Garap Politikus PKS

Achmad Zulfikar Fazli    •    Selasa, 13 Oct 2015 12:01 WIB
kasus korupsi
Suap DPRD Musi Banyuasin, KPK Garap Politikus PKS
Gedung KPK (Foto: MTVN/Yogi Bayu Aji)

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa politikus PKS Amir Husin. Anggota DPRD Musi Banyuasin (Muba) periode 2014-2019 itu diperiksa terkait kasus dugaan korupsi DPRD Muba dalam persetujuan LKPJ 2014 dan pengesahan APBD 2015.
 
Pelaksana Harian Kabiro Humas KPK Yayuk Andrianti mengatakan, Amir akan diperiksa sebagai saksi dari tiga tersangka, yakni Bupati Muba Pahri Azhari dan istri, Pahri Lucianty, serta Ketua DPRD Muba Riamon Iskandar.
 
"Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka PA (Pahri Azhari), L (Lucianty), dan RIS (Riamon Iskandar)," kata Yayuk, Selasa (13/10/2015).
 
Amir diperiksa karena diduga kuat mengetahui aliran suap yang menjerat pimpiman legislatif dan eksekutif Muba. KPK juga akan memeriksa Wakil Ketua DPRD Muba Darwin AH (DAH). "Dia diperiksa sebagai tersangka," ujar Yayuk.
 
Kasus suap DPRD Muba terbongkar lewat operasi tangkap tangan KPK pada Jumat 19 Juni 2015. KPK menciduk anggota DPRD Muba Bambang Karyanto dan Adam Munandar, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Muba Syamsudin Fei dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Muba Fasyar.
 
Saat penangkapan empat tersangka, penyidik KPK menemukan uang tunai sekitar Rp2,5 miliar dalam pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu. Diduga, uang itu adalah suap untuk anggota DPRD dalam pembahasan RAPBD Muba 2015.


(FZN)

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

8 hours Ago

Politikus Hanura Miryam S Haryani mengaku mencabut seluruh isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) d…

BERITA LAINNYA