Sejumlah Lokasi Penambangan di Pamekasan Tak Boleh `Dijamah`

Agus Josiandi    •    Selasa, 13 Oct 2015 12:56 WIB
tambang ilegal
Sejumlah Lokasi Penambangan di Pamekasan Tak Boleh `Dijamah`
Ilustrasi penambangan pasir. (ANT)

Metrotvnews.com, Pamekasan: Sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi lahan tambang liar tak boleh lagi `dijamah`. Pemkab Pamekasan, Jawa Timur, menancapkan rambu larangan menambang. Pemerintah setempat tak mau kasus Salim Kanci, aktivis penentang penambangan ilegal yang tewas dikeroyok massa bayaran, terulang.

Papan larangan penambangan dipasang hampir di seluruh kecamatan di Pamekasan. "Pemasangannya di wilayah yang tidak boleh ditambang, baik pasir, batu, dan sebagainya," kata Plt Kepala Bagian (Kabag) Sumberdaya Alam (SDA) Pamekasan, Basri Yulianto, Selasa  (13/10/2015).

Selain pemasangan papan rambu, pemkab juga menyosialisasikan kepada pengelola tambang melengkapi izin operasi dan standar keamanan. "Persyaratan adminitratif seperti kepemilikan lahan, serta izin alat yang digunakan, harus dilengkapi," ujar Basri.

Namun, terkait pemberian izin, menurut Basri, itu wewenang Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dirinya hanya bertugas menertibkan dan menyosialisasikan kelengkapan izin tambang.

"Tugas kami hanya melaporkan kondisi riil jumlah penambang, volume penambangan, alat yang digunakan, serta kepemilikan lahan," kata Basri.


(SBH)