Playboy Tak Lagi Pamer Perempuan Bugil

Fajar Nugraha    •    Selasa, 13 Oct 2015 13:00 WIB
majalah playboy
Playboy Tak Lagi Pamer Perempuan Bugil
Majalah Playboy tak lagi pamer perempuan bugil (Foto: Playboy)

Metrotvnews.com, New York: Majalah dewasa asal Amerika Serikat (AS) Playboy mengumumkan perubahan besar dalam publikasinya. Mereka tidak lagi memamerkan tubuh polos perempuan.

Selama bertahun-tahun, majalah Playboy dikenal sebagai jalan bagi anak baru gede (ABG) di AS dan negara Barat mulai mengeksplor masa puber mereka. Halaman tengah Playboy selalu menjadi perhatian besar, dengan model ternama yang berpose bugil.

Pada era 1970, seperempat mahasiswa Amerika membaca Playboy. Sejak dirilis pertama kali di era 1950an, merk Playboy dikenal satu hal, perempuan bugil, di mana Marilyn Monroe memamerkan kemolekan tubuhnya pada edisi pertama majalah tersebut.

Namun perubahan radikal dari majalah yang membuat revolusi seksual di Amerika ini, dipicu oleh satu hal. Maraknya pornografi maya dan dengan kemudahan aksesnya, membuat Playboy seperti "Insaf".

"Kini sangat mudah untuk mendapatkan pornografi. Kami seperti berada di persimpangan jalan," ujar Chief Eksekutif Playboy, Scott Flanders, seperti dikutip The New York Times, Selasa (13/9/2015).

Meski langkah ini dinilai berani, bagi Playboy risikonya sudah sangat diperhitungkan. Editor Senior Playboy Cory Jones membawa ide ini kepada pendiri legendaris Playboy, Hugh Hefner. Pria berusia 89 tahun yang masih bertindak sebagai pemimpin redaksi tersebut, memberikan restunya.

Cory Jones menambahkan bahwa Playboy kini mengincar pembaca urban pria muda, yang sudah bekerja.

Sirkulasi Playboy mulai menurun drastis pada awal 1990. Dari 7,2 juta eksemplar pada November 1972, kini Playboy hanya mampu terjual sekitar 800 ribu.

Salah satu saingan Playboy di era 1970-1980an, Penthouse, memilih bentuk pemasaran lain. Dalam publikasinya Penthouse lebih eksplisit memperlihatkan adegan seks. Pada akhirnya taktik itu gagal dan Penthouse dinyatakan bangkrut pada 2013.

Meskipun Playboy akan memperlihatkan foto perempuan seksi dengan berpakaian minim, mulai Maret 2016, tidak akan ada lagi pose bugil dalam publikasinya. Majalah ini akan tetap mengandalkan kekuatan dalam penulisan artikelnya, yang selama ini dikenal kaya.

Majalah yang diterbitkan di 35 negara ini dan disadur dalam puluhan bahasa ini, pernah menampilkan cerita pendek dari penulis ternama seperti Saul Bellow, P.G Wodehouse, John Updike, Haruki Murakami dan Margaret Atwood.

Playboy juga terkenal dengan wawancaranya tokoh ternama seperti Martin Luther King dan Malcolm X. Selama tujuh dekade banyak perempuan sudah menghiasi halaman depannya termasuk model dan bintang film seperti, Brigitte Bardot, Naomi Campbell, Kate Moss, Jayne Mansfield, Cindy Crawford, Kim Basinger dan Charlize Theron.

Salah satu edisi yang sangat diingat adalah wawancara dengan John Lennon dan Yoko Ono untuk edisi Januari 1981. Edisi tersebut dijual di saat pembunuhan John Lennon.
(FJR)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

19 hours Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA