Hampir Dinyatakan Bebas MERS, Kasus Baru Muncul di Korsel

Willy Haryono    •    Selasa, 13 Oct 2015 13:04 WIB
virus mers
Hampir Dinyatakan Bebas MERS, Kasus Baru Muncul di Korsel
Dua petugas kesehatan berada di sekitar RS Konkuk di Seoul, Korsel, Rabu (24/6/2015). AFP / JUNG YEON-JE

Metrotvnews.com, Seoul: Seorang warga Korea Selatan (Korsel) yang diyakini telah sembuh dari Sindrom Pernapasan Timur Tengah atau MERS kembali terdiagnosis mengidap virus mematikan itu. 

Diagnosis ini memupuskan harapan Seoul untuk segera dideklarasikan sebagai negara bebas MERS yang telah menginfeksi 186 warganya. Sebanyak 36 pasien MERS di Korsel meninggal dunia, sejak wabah itu terjadi pada Mei. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta adanya jangka waktu empat pekan setelah pasien terakhir MERS di Korsel dinyatakan sembuh. Jika tidak ada kasus baru dalam kurun waktu itu, maka Korsel dapat dinyatakan bebas MERS. 

"Virus itu masih hidup dan memperbanyak diri di tubuh pasien," ucap Profesor Kim Nam-joong dari Universitas Nasional Seoul, seperti dikutip AFP, Selasa (13/10/2015).

"Ada sedikit risiko pasien ini dapat menginfeksi orang lain," sambung dia. 

Sebelum adanya diagnosis terhadap pasien terakhir tersebut, tidak ada kasus MERS atau kematian terkait virus itu di Korsel sejak Juli. 

Pasien terakhir ini dinyatakan terkena MERS pada Mei, dan keluar rumah sakit pada 3 Oktober. Ia sempat dua kali dinyatakan negatif mengidap virus setelah sembuh.

Namun dia kembali mengalami demam pada akhir pekan dan positif mengidap MERS pada Senin. Dokter belum dapat memastikan apakah ini kasus baru atau infeksi sebelumnya muncul kembali. 


(WIL)