KPU Yakin DPT Akurat

Dheri Agriesta    •    Selasa, 13 Oct 2015 15:59 WIB
pilkada serentak
KPU Yakin DPT Akurat
Gedung KPU. (Foto:MI/Ramdani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) yakin daftar pemilih tetap (DPT) dalam pilkada serentak 2015 di 308 Kabupaten/Kota akurat. Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) diklaim menjadi alat paling ampuh mengetahui Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ganda.
 
Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay mengatakan, KPU berusaha memperbaiki sistem pendataan DPT, salah satunya dengan menggunakan Sidalih. Sistem informasi ini mengumpulkan data-data yang dibutuhkan secara online.
 
Hadar mengaku terbantu dengan Sidalih. Sistem itu dapat mengecek keakuratan data. KPU dapat melihat NIK ganda. Sehingga, upaya untuk memperbesar NIK dan berbuat curang dapat dikontrol.
 
"Kita bisa cek kegandaan, menyediakan informasi secara cepat untuk dicek pihak lain. Kita juga bisa mengontrol dengan sistem ini. Inilah yang membantu kami, jadi kami punya keyakinan data yang kami kelola ini data yang cukup tinggi keakuratannya," kata Hadar di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2015).
 
Hadar menjelaskan, data saat ini tak jauh berbeda dengan DPT saat pemilihan presiden. Meski begitu, Hadar tak menampik ada celah yang dimiliki KPU sehingga bisa saja ditemukan data ganda.
 
"Kami terus mengecek data yang kami memiliki. Bisa saja nanti kami masih memiliki data ganda itu akan kami tandai. Jika ada yang meninggal menjelang pilkada ini kami akan meminta PPS untuk mencoret," kata dia.
 
Hadar menjamin, KPU akan bekerja serius untuk membuat data DPT akurat. Setidaknya, kata Hadar, KPU akan menjamin surat suara akan diterima orang yang tepat dan berhak sehingga istilah data siluman tak ada lagi.
 
"Petugas kami akan betul-betul mengecek orang yang datang ini benar terdaftar dan berhak. Apakah namanya sesuai dengan daftar atau foto sesuai dengan orang datang. Meski data belum akurat kami pastikan mereka yang dapat surat suara itu yang tepat," pungkas Hadar.
 
Diketahui, Berdasarkan berita acara yang diterima KPU dari semua Kabupaten/Kota, total pemilih yang tercatat sebanyak 96.165.966 pemilih dengan rincian, laki-laki sebanyak 48.134.104 dan perempuan sebanyak 48.031.862.
 
Angka ini sedikit berbeda dengan angka yang tercatat secara online di halaman resmi KPU. Data yang dimiliki KPU berdasarkan sistem informasi Sidalih, tercatat 96.869.739 pemilih yang tercatat.


(FZN)