Bali Tak Bisa Diandalkan, Danau Toba Siap Jadi 'The Monaco of Asia'

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 13 Oct 2015 16:43 WIB
pariwisatakemenko maritim ads
Bali Tak Bisa Diandalkan, Danau Toba Siap Jadi 'The Monaco of Asia'
Festival Danau Toba yang sering digelar di kawasan tersebut. (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menko bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan Bali sudah tidak bisa lagi diandalkan untuk mengejar target pertumbuhan pariwisata Indonesia dalam lima tahun mendatang.

Pasalnya, menurut dia, selama lima tahun pemerintahan Jokowi-JK, ditargetkan adanya tambahan jumlah wisatawan dari 10 juta menjadi 20 juta, lalu penambahan pekerja di sektor pariwisata dari tiga juta menjadi tujuh juta, serta tambahan devisa negara dari USD10 miliar menjadi USD20 miliar.

Oleh karena itu, kata Rizal, perlu adanya kawasan pariwisata baru yang dikembangkan selain Bali. Dia mengatakan pihaknya telah memetakan kawasan-kawasan mana saja akan dikembangkan ke depan.

Pertama yakni Danau Toba, di Medan, Sumatera Utara. Rizal berencana menjadikan Toba sebagai the Monaco of Asia. Rizal pun menyumbangkan idenya, dalam pengembangan kawasan ini harus disertai dengan imaginasi.

Sebagai contoh jika pergi ke Roma, Italia, banyak pengunjung ingin melihat Colosseum. Mereka, kata Rizal, pasti membayangkan jika datang ke sana ada pertandingan gladiator. Sehingga dia mengatakan setiap kawasan nantinya harus menjelaskan sejarahnya.

"Toba itu hasil ledakan Gunung Kaldera sebelum Masehi, di mana 1/3 makhluk hidup mati tertutup ledakan. Maka kita harus jelaskan historynya," kata Rizal dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2015).

Pengembangan Toba, menurut Rizal harus dikelola secara otonom. Rizal juga menyebutkan, Pemerintah telah menyiapkan Keputusan Presiden (Kepres) terkait Toba Tourism Authority dengan konsep investasi seperi real estate yakni buka tender bertahap untuk menarik minat ninvestor.

Kedua yakni Yogyakarta di mana terdapat Candi Borobudur. Ia menginginkan, agar Candi Borobudur dikembangkan sebagai wisata religi, di mana nantinya menjadi pusat ibadah umat Buddha.

"Seperti Mekkah, umat Islam banyak yang melaksanakan ibadah di sana. Nantinya kita ingin Borobudur jadi tempat ibadah orang Buddha, jadi minimalnya orang Buddha di dunia sekali dalam setahun datang ke Borobudur. Seperti di Thailand," jelasnya.


(AHL)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA