Kekerasan Meningkat, Israel Ingin Tutup Yerusalem Timur

Fajar Nugraha    •    Selasa, 13 Oct 2015 16:59 WIB
israel palestina
Kekerasan Meningkat, Israel Ingin Tutup Yerusalem Timur
Lokasi penyerangan di Yerusalem (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Yerusalem: Serangan ganda yang terjadi di Israel, meningkatkan eskalasi kekerasan di Timur Tengah. Serangan itu menewaskan dua warga Israel dan seorang pelaku penyerangan.

Serangan di Yerusalem diawali dengan penikaman dan penembakan di sebuah bus. Dua orang yang membawa senjata dan seorang lainnya yang bersenjatakan pisau naik ke bus dan melakukan aksinya.

Polisi mengatakan seorang pria berusia 60 tahun tewas dalam kejadian ini. Seorang pelaku penyerangan juga dilaporkan tewas, sementara satu pelaku lainnya berhasil dilumpuhkan warga.

Kejadian lain di Yerusalem melibatkan seorang pengemudi yang menabrakan mobilnya ke sebuah halte bus. Satu warga Israel tewas dalam kejadian ini.

Segera setelah kejadian tersebut, polisi menutup jalan raya yang mengarah masuk dan keluar Yerusalem. Sementara PM Israel Benjamin Netanyahu mengadakan rapat mendadak dengan anggota kabinet yang mengurus keamanan.

"Menteri Keamanan Dalam Negeri Gilad Erdan mempertimbangkan beberapa langkah, termasuk penutupan lingkungan Arab di Yerusalem Timur. Di wilayan itu banyak pelaku penyerangan berasal dan mudah mendapatkan senjata," ujar Juru Bicara Kepolisian Israel Luba Samri, seperti dikutip Associated Press, Selasa (13/10/2015).

Sementara di lokasi penyerangan, Wali Kota Yerusalem Nir Barkat meminta pemerintah setempat menutup Tepi Barat dan Yerusalem Timur untuk mencegah serangan kembali terjadi.

Serangkaian serangan ini, ditambah bentrokan warga dengan polisi di Yerusalem dan Tepi Barat, dikhawatirkan dapat memicu konflik besar-besaran antar Palestina dengan Israel.


(FJR)

Seluruh Bisnis Novanto Terancam Disita KPK

Seluruh Bisnis Novanto Terancam Disita KPK

12 hours Ago

Penyitaan akan dilakukan jika mantan Ketua DPR RI itu tidak dapat mengembalikan uang ganti rugi…

BERITA LAINNYA