Penentuan Nasib Bongkar Muat Batu Bara Cirebon Diundur

Ahmad Rofahan    •    Selasa, 13 Oct 2015 19:01 WIB
batu bara
Penentuan Nasib Bongkar Muat Batu Bara Cirebon Diundur
Aktivitas bongkar muat batu bara di Pelabuhan Cirebon, Jawa Barat. MTVN/Ahmad Rofahan

Metrotvnews.com, Cirebon: Pertemuan di gedung DPRD Kota Cirebon, Jawa Barat dalam rangka memutuskan kelanjutan aktivitas bongkar muat batu bara di Pelabuhan Cirebon diundur Kamis, 15 Oktober. Kegiatan hari ini hanya diisi laporan Komisi B kepada Ketua DPRD Kota Cirebon tentang hasil konsultasi persoalan sebaran debu.

Baca: Akibat Bongkar Muat Batu Bara, Udara Cirebon Berbahaya

"Agenda hari ini hanya laporan dari semua komisi kepada katua dewan, termasuk laporan Ketua Komisi B terkait batu bara," kata Sekretaris DPRD Kota Cirebon, Sutisna, di Gedung DPRD Kota Cirebon, Selasa (13/10/2015).

Menurut Sutisna, agenda yang telah dirancang sebelumnya tetap akan dilaksanakan dan hanya mengalami pengunduran jadwal.

"Yang diundang tetap wali kota, perwakilan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), kepala sekolah di sekitar pelabuhan, lurah, camat serta perwakilan warga," ujar dia.

Alasan pengunduran jadwal tidak diketahui. Yang jelas, menurut Sutisna, dibutuhkan waktu pertemuan khusus agar keputusan bisa diambil dengan baik.

Ketua Komisi B DPRD Kota Cirebon, Didi Sunardi mengatakan keputusan penghentian aktivitas bongkar muat batu bara berada di tangan Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis. Jika rekomendasi penutupan dikeluarkan, maka dipastikan aktivitas bongkar muat akan ditutup.

"Kami (DPRD) sudah ke PT Pelindo II, mereka mengaku siap menutup kalau ada rekomendasi dari wali kota. Kami bukan ingin menutup pelabuhan, hanya ingin bongkar muat batu baranya yang ditutup," ujar Didi Sunardi, Ketua komisi B DPRD Kota Cirebon.


(SBH)

Politikus PKB Bantah Kenal Dirut Quadra Solution

Politikus PKB Bantah Kenal Dirut Quadra Solution

2 hours Ago

KPK menetapkan Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiharjo sebagai tersangka koru…

BERITA LAINNYA