RUU Bela Negara, Pramono: Presiden Ingin Masyarakat Punya Disiplin yang Baik

Desi Angriani    •    Selasa, 13 Oct 2015 21:49 WIB
bela negara
RUU Bela Negara, Pramono: Presiden Ingin Masyarakat Punya Disiplin yang Baik
Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyapa wartawan ketika tiba di Gedung KPK, Jakarta, Senin (5/10). Foto: MI/Rommy Pujianto.

Metrotvnews.com, Jakarta: Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah tengah menyiapkan konsep Rancangan Undang-undang Bela Negara sebagaimana diatur dalam UU No 3 tahun 2002 tentang pertahanan negara. Konsep tersebut dinilai mampu meningkatkan disiplin dan etos kerja masyarakat.

"Saya juga sudah baca apa yang dituliskan Menteri Pertahanan dan memang presiden ingin masyarakat kita punya disiplin lebih baik, etos lebih baik," kata di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Selasa (13/10/2015).

Kendati demikian, Pramono belum bisa merinci detail dari konsep bela negara. Pramono memastikan konsep ini tak sama dengan wajib militer (wamil) yang diterapkan berbagai negara.

"Apa bentuknya itu nanti. Yang jelas ada UU No 3 tahun 2002 yang atur itu. Kalau memang ada kami yang siapkan," ungkap politikus PDI Perjuangan ini.

Pram mengaku tak tahu jika Presiden akan melantik ribuan kader bela negara pada 19 Oktober nanti. "Saya belum lihat schedulenya" pungkas dia.

Kementerian Pertahanan berencana merekrut 100 juta kader bela negara dari seluruh wilayah Indonesia mulai tahun ini. Menurut Menhan Ryamizard Ryacudu, keberadaan kader bela negara sangat penting dan mendesak.

"Harapan kita tidak menjadi nyata. Namun hal itu perlu diwaspadai, karena sewaktu-waktu bisa terjadi. Kita gerakan nonblok. Berkawan dengan semua negara. Seperti, Rusia, Amerika Serikat, dan Tiongkok," kata Ryamizard.


(DRI)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

6 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA