Polisi Sita Bom Molotov dan Parang dari Ricuh di Aceh Singkil

Renatha Swasty    •    Selasa, 13 Oct 2015 22:57 WIB
bentrok
Polisi Sita Bom Molotov dan Parang dari Ricuh di Aceh Singkil
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti. Foto: MTVN/Renatha Swasty.

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepolisian menyita sejumlah barang dari bentrok yang terjadi antarwarga di Aceh Singkil. Bom molotov dan parang ikut disita.

"Penyitaan ada kapak, bambu, parang, bom molotov," ujar Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dalam konfrensi pers di Rumah Dinas Kapolri, Jalan Pattimura, Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2015).

Badrodin mengatakan penyitaan juga dilakukan pada 20 motor, tiga mobil bak terbuka dan tiga mobil colt diesel yang dipakai warga. Selain penyitaan, 20 warga ikut ditangkap dalam kejadian itu.

"Sudah ada yang dilakukan penangkapan 20 orang. Namun masih didalami, apa yang ditangkap terlibat," tambah Badrodin.

Diketahui, bentrok antarwarga terjadi di Desa Dangguran, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil. Sebelum bentrok, sekelompok warga sempat membakar rumah ibadah di Desa Suka Makmur, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil.

Bentrokan mengakibatkan seorang tewas akibat senjata sementara empat mengalami luka-luka.

Usai kejadian, penjagaan ketat dilakukan, 1 SKK Brimob diterjunkan untuk menjaga Aceh Singkil. Polisi juga melakukan penyekatan di tiga kabupaten antara Aceh Singkil dan Sumatera Utara yakni di Kabupaten Tapanuli Tengah, Pakpak Barat dan Dairi.


(DRI)

KPK Periksa Ketua Komisi II DPR

KPK Periksa Ketua Komisi II DPR

22 minutes Ago

Ketua Komisi II DPR Chairuman Harahap diperiksa terkait kasus korupsi KTP elektronik.
 

BERITA LAINNYA