Modifikasi Motor

Mazda B600 1965, Operasi Kelamin jadi Roda Dua

Ainto Harry Budiawan    •    Jumat, 16 Oct 2015 10:10 WIB
modifikasi motor
Mazda B600 1965, Operasi Kelamin jadi Roda Dua
Mesin Mazda B600 banyak diburu untuk dijadikan motor custom. MTVN/ A. Harry Budiawana

Metrotvnews.com, Surabaya: Mazda tetap brand kendaraan roda empat, atau jika menilik sejarahnya, brand Jepang ini dikenal juga dengan kendaraan roda tiga seusai perang dunia kedua. Tapi Mazda yang terdapat pada di foto di atas adalah Mazda dalam wujud roda dua.

Mazda B600 sejatinya adalah mobil yang dikenal dengan julukan kotak sabun. Mesin dua silinder L-Twin miliknya jadi buruan penggemar motor tua. Tujuannya sudah pasti bakal bahan sumber penggerak motor-motor custom.

Salah satu pelakunya adalah Muhammad Mansyur alias Acung, pria nyentrik yang bergabung dengan Pemudi's (Perkumpulan Motor Udhug Indonesia Surabaya), salah satu komunitas motor tua asal kota pahlawan itu, mengganti kelamin Mazda B600 dari kendaraan roda empat jadi roda dua.

"Idenya karena tidak mampu beli motor klasik, harganya muahale rek hehehe..." katanya sambil bercanda. "Makanya saya mencari mesin Mazda B600 ini dan saya pasangkan ke sasis motor," sambung Acung.

Pengerjaan motor yang punya desain motor khas perang dunia ini ternyata dilakukannya sendiri. "Saya kerjakan sendiri, kebetulan ada bengkel motor umum di rumah jadi sambil pelan-pelan membangunnya," terang pemilik bengkel Barokah Motor ini.

Karena memanfaatkan mesin mobil, maka Ia meracik rangka sendiri. Sedangkan gearbox 4-speed menggunakan milik Royal Enfield, begitu pula dengan kopling yang pakai dari merek yang sama. Sayang Acung tidak menyebut dari tipe dan tahun berapa motor yang dikanibal itu.

Pemasangan mesin pun diputar 90 derajat sehingga harus meluruskan roda gila dan koplingnya. "Roda gila saya bubut karena ukurannya terlalu besar untuk motor," kata Acung yang buka praktik di jalan Gunung Anyar, Rungkut, Surabaya.

Acung pun harus menjalani trial and error, seusai motor ini selesai pengerjaannya. "Mulai dari rantai loss sampai kopling lepas karena posisi mesin kurang lurus. Kendalanya juga rem yang masih tromol, jadi ndloyor karena tenaga mesinnya gede," ceritanya.

Acung pun mengaku lupa berapa biaya yang keluar untuk menggarap motor ini. "Karena harga mesin sudah berubah, dulu saya beli cuma Rp2-3 juta, sekarang bisa Rp10 juta karena banyak yang cari. Ya sama, mereka yang tidak mampu beli motor klasik itu yang cari hehehe..." ungkapnya.

Menyesuaikan gaya jadul, lampu depan mencomot dari BSA C11 250 cc, dan bentuk tangki bahan bakar mengikuti bentuk dari motor yang sama. Acung pun mengatakan motor ini jarang Ia pakai harian, dan berniat untuk menambahkan sistem pendinginan mesin.

"Soale leher kaki dekat dua leher knalpot, jadi panasnya terasa dan bobot motor juga berat," curhatnya yang memerlukan waktu hampir satu tahun untuk menggarap motor ini.

Data modifikasi
Mesin: Mazda B600
Sasis: Custom
Gearbox: Royal Enfield
Kopling: Royal Enfield
Lampu depan: BSA C11
Sok belakang: Honda GL custom
Sok depan: Suzuki GT185 custom
Knalpot: Custom
Barokah Motor: 081230696002


(UDA)