Pekan Depan, Program Bela Negara Dibuka di 45 Daerah

Tri Kurniawan    •    Rabu, 14 Oct 2015 11:04 WIB
bela negara
Pekan Depan, Program Bela Negara Dibuka di 45 Daerah
Anggota PMI memberi hormat saat pengibaran Bendera Merah Putih di tugu Monas, Jakarta, Jumat 19 Desember 2014. Antara Foto/Muhammad Adimaja

Metrotvnews.com, Jakarta: Program bela negara akan dibuka serentak di 45 kabupaten dan kota pada 19 Oktober. Kementerian Pertahanan menegaskan bela negara berbeda dengan wajib militer.

"Pembentukan kader bela negara untuk mendapatkan kader yang mampu menyelenggarakan PKBN (Pembinaan Kesadaran Bela Negara) di lingkungannya dan mengimplementasikan bagi diri sendiri," kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Djundan Eko Bintoro dalam program Primetime News Metro TV, Selasa 13 Oktober.

Sasaran program bela negara untuk menumbuhkan nilai-nilai kecintaan pada Tanah Air, sadar berbangsa dan bernegara, rela berkorban, dan memiliki kemampuan awal bela negara.

(Klik: Presiden Ingin Masyarakat Punya Disiplin yang Baik)

Djundan menyampaikan, kurikulum bela negara berbeda dengan program wajib militer. Sasaran awal kemampuan bela negara misalnya bari berbaris, penghormatan, dan pengenalan senjata tapi tidak sampai menggunakan.

"(Latihan) fisik tidak sampai 10 persen. Tidak ada bela diri militer, tidak ada perkelahian sangkur seperti di wajib militer. Hanya bagaimana mereka mendapatkan program studi untuk penguatan nilai-nilai tersebut," ujar Djundan.

(Klik: Kodam Diponegoro Siap Rekrut Kader Bela Negara)

Program bela negara akan berlangsung selama satu bulan. Kementerian Pertahanan menyusun kriteria warga yang bisa ikut program ini. Kemudian, pemerintah daerah memilih peserta bela negara sesuai kriteria.

"Kriterianya usia 18 tahun ke atas, sehat jasmani, ada dari lingkungan pendidikan, lingkungan pemukiman, dan lingkungan pekerjaan," kata dia.

Pemerintah tidak mewajibkan semua warga ikut bela negara meski memenuhi syarat. "Ini suka rela," tegas Djundan.


(TRK)

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

15 hours Ago

Politikus Hanura Miryam S Haryani mengaku mencabut seluruh isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) d…

BERITA LAINNYA