Twiter Pangkas 8% Karyawannya

Riandanu Madi Utomo    •    Rabu, 14 Oct 2015 14:20 WIB
twitter
Twiter Pangkas 8% Karyawannya
Sebagian besar karyawan yang dirumahkan adalah tim engineering

Metrotvnews.com: Rumor mengenai Twitter akan mengurangi karyawannya ternyata menjadi kenyataan. CEO Twitter yang baru, yaitu Jack Dorsey baru saja mengumumkan bahwa Twitter akan merumahkan 336 karyawannya.

Jumlah tersebut setara dengan 8 persen dari total karyawan Twitter. Uniknya, keputusan ini dibuat seminggu setelah Dorsey menjadi CEO di Twitter. Dikutip dari The Verge, keputusan Dorsey untuk merumahkan 8 persen dari total karyawannya tersebut didasari oleh efisiensi.

Pihak Twitter mengatakan bahwa keputusan pengurangan karyawan tersebut akan membantu mereka untuk berfokus pada pengembangan produk yang lebih baik lagi, serta meningkatkan efisiensi di dalam perusahaan.

Sementara itu, tim produk dan engineering Twitter adalah divisi yang akan mendapatkan pengurangan karyawan paling banyak. Dalam sebuah pernyataan singkatnya, Dorsey sempat mengungkapkan bahwa divisi engineering Twitter akan bekerja secara optimal bila dikerjakan oleh tim yang jumlahnya lebih sedikit dan lebih kompak.

Twitter diprediksi harus membayar sekitar USD10 juta hingga USD20 juta untuk merumahkan karyawannya. Meskipun demikian, Twitter memprediksi bahwa pengurangan karyawan ini akan membuat mereka memperoleh keuntungan tambahan di setiap kuartalnya hingga USD560 juta.


(MMI)