Warga Bidaracina Tantang Ahok Bahas Ganti Untung

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 14 Oct 2015 16:08 WIB
penggusuran kampung pulo
Warga Bidaracina Tantang Ahok Bahas Ganti Untung
Proses pembebasan lahan sodetan Ciliwung. (MI/Arya Manggala)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kekeuh tuntut ganti untung. Warga Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur tantang ‎Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama untuk duduk bersama bahas ganti keuntungan tanah dan bangunan yang telah ditempati warga selama puluhan tahun. 

"Saya atas nama warga, meminta Ahok untuk duduk bersama warga membahas ganti keuntungan atas tanah dan bangunan rumah yang telah ditempati lama oleh warga. Jangan cuma takut, kami demo kemarin di depan kantornya tidak ada respon. Sekarang kami tantang anda (Ahok)," ujar Ketua RT 10/RW04 Irwan, ditemui di lingkungan Bidaracina, Jakarta, Rabu (14/10/2015).

Ahok, kata Irwan, hanya menjanjikan uang kerohiman dan gratis rumah susun sewa selama tiga bulan. Namun, warga menolak karena memberi masalah baru untuk warga.  Irwan pun menyayangkan sikap Ahok, lantaran saat kampanye dulu, Ahok menyambangi kawasan Bidaracina untuk mendapat dukungan. Kini, mereka justru tergusur. 

"Tolong dukung kami, kami akan berikan kehidupan layak, tapi apa balasannya sekarang ke kami‎, kami sudah dukung, tapi balasannya sangat jelek," cetus Irwan.

Sementara itu, Sekretaris RT10/RW04, Joko Triono menuturkan, masalah baru terkait penggusuran sudah terlihat. Joko mengungkap, kebanyakan warga adalah janda. Mereka yang sudah pindah ke rumah susun sewa di Cipinang Besar Selatan, justru kehilangan penghasilan karena tak bisa berdagang. 

"Jadi tega bangetlah, mata pencaharian mereka hilang, hidup tadinya luas di rumah sendiri, sekarang hanya 30 meter luasnya. Jangan you berani di media saja, saya pribadi berani menghadap Ahok, mau curhat sama Ahok," tutup Joko.‎

Sebelumnya,  Ahok berjanji membayar ganti rugi tanah dan bangunan warga Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur. Asal, warga bisa menunjukkan sertifikat tanah.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggusur beberapa permukiman di Bidaracina untuk proyek sodetan Kali Ciliwung. Menurut Ahok, sertifikat tanah di Bidaracina yang akan terkena proyek sodetan atas nama Jiwasraya, Pemda, dan warga bernama Hengky Saputra.


(LDS)