Warga Sebut Suami Korban Pembunuhan Ibu Anak di Cakung tak Sedih

Husen Miftahudin    •    Rabu, 14 Oct 2015 16:53 WIB
kasus pembunuhan
Warga Sebut Suami Korban Pembunuhan Ibu Anak di Cakung tak Sedih
Suasana rumah pembunuhan ibu dan anak di Cakung, Jakarta Timur. (Metrotvnews.com/Husen)

Metrotvnews.com, Jakarta: Warga Perumahan Aneka Elok Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur digegerkan dengan pembunuhan Dayu Priambarita (45) dan anaknya, Yuel (5) di Blok A13 Nomor 8 RT 13 RW 15, Cakung.

Salah seorang warga, Ratih (31) mengungkapkan, kedua korban pertama kali ditemukan oleh sang suami, Heno Pujo Leksono (47) sekitar pukul 17.30 WIB sehabis pulang kerja. Namun, cerita dia, Heno yang berprofesi sebagai wirausahawan yang menemukan kedua korban bersimbah darah tersebut, tak memberi tahu kepada warga terlebih dahulu.

"Dia (Heno) tidak teriak. Kita tahunya tiba-tiba ada polisi yang datang ke rumah Bu Dayu. Awalnya datang (Polisi) satu, lama-lama jadi banyak. Warga penasaran, dan baru tahu pas beberapa warga masuk ke rumahnya," ujar Ratih kepada Metrotvnews.com di Jakarta, Rabu (14/10/2015).

Sang suami pun, kata dia, tak menunjukan raut wajah sedih meski ditinggal istri dan putranya  yang ditemukan tewas mengenaskan.

"Suaminya datar, enggak sedih sedikit pun," aku Ratih.

Warga lain, Tri (45) yang berprofesi sebagai pembatu perumahan juga menegaskan pernyataan Ratih. Tri mengaku jika keluarga Dayu memang tertutup kepada warga lain. Dayu beserta suami dan ketiga anaknya jarang bersosialisasi dengan warga di lingkungan sekitarnya.

"Ngobrol sama yang lain juga jarang. Tegur ke warga juga enggak pernah," pungkas Tri.


(MEL)