Diskon Listrik tak Mengubah Aktivitas Semen Kupang

   •    Kamis, 15 Oct 2015 13:42 WIB
semen kupang
Diskon Listrik tak Mengubah Aktivitas Semen Kupang
Illustrasi. MI/PALCE AMALO

Metrotvnews.com, Kupang: Direktur Utama PT Semen Kupang, Madjid Nampira, mengatakan kebijakan pemberian diskon tarif listrik pada malam hari tak akan mengubah aktivitas perusahan itu dalam melakukan produksi.

"Selama ini perusahaan beroperasi 24 jam, dan waktu operasi ini tetap dipertahankan. Perusahan tidak bisa menghentikan operasi pada siang hari hanya karena pertimbangan efisiensi biaya produksi," kata Madjid Nampira
kepada Antara di Kupang, Kamis (15/10/2015).

Dia mengemukakan hal itu terkait kemungkinan perusahan mengubah waktu kerja hanya di malam hingga dini hari untuk menghemat biaya produksi, pasca kebijakan pemerintah memberikan diskon tarif listrik untuk pemakaian pada malam hari.

Menurut dia, selama ini pabrik semen satu-satunya kebanggaan masyarakat NTT itu sudah diatur sehingga anak-anak bisa bekerja dalam tiga shif.

Pembagian jam kerja dalam tiga shif ini, untuk mendukung produksi pabrik itu agar bisa memenuhi permintaan kebutuhan semen, baik dalam daerah itu maupun luar daerah.

Karena itu, perusahan tidak bisa mengubah jam kerja hanya pada malam hari untuk menghemat biaya produksi, karena akan berdampak pada penurunan produksi.

"Jadi kalau ada diskon pemakaian listrik pada malam hari, maka otomatis ada penghematan biaya produksi untuk aktivitas di malam hari, sementara di siang hari biaya produksi tetap seperti sebelumnya," tuturnya.

Dia menjelaskan, total produksi Semen Kupang saat ini 0,45 persen dari total produksi nasional. Jumlah ini masih dibawah Semen Batu Raja, yang juga masih bernaung di bawah Kementerian BUMN.

"Kami sedang memikirkan untuk membangun pabrik semen III untuk meningkatkan produksi," ucap Madjid Nampira.

Semen Kupang saat ini hanya mengandalkan unit pabrik II untuk memasok kebutuhan semen di Nusa Tenggara Timur kapasitas produksi 300 ribu ton per tahun.



(SAW)