Inalum Berencana IPO di 2017-2018

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 15 Oct 2015 17:39 WIB
inalum
Inalum Berencana IPO di 2017-2018
Produksi aluminium PT Inalum. Antara/Irsan Mulyadi

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Indonesia Asahan Aluminium (Perser‎o) atau (Inalum) berencana mencari dana investasi lewat jalur penawaran umum perdana saham (IPO). IPO ini digelar untuk menyiapkan dana sebesar USD2,5 miliar terhadap beberapa proyek yang akan dikerjakan hingga 2020.

"‎Proyek investasi perkiraan mencapai USD2,5 miliar sampai 2020, pendanaan bisa dari obligasi, IPO, ‎dan sindikasi bank. Intinya kita optimalkan semuanya," ujar Direktur Utama Inalum Winardi Sunoto, ditemui di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (15/10/2015).

Dia memperkirakan, langkah IPO bisa dilakukan antara 2017-2018. Sehingga kemungkinan dana yang didapatkan bisa didapat dari sindikasi pinjaman perbankan dan obligasi. Menurutnya, nilai obligasi juga harus dilakukan kajian khusus. Di mana setidaknya keuangan perseroan cukup bagus, dan tak ada pinjaman dari mana pun.

"Kalau obligasi pun, nanti PUB. Tahap pertama sendiri masih dikaji. Jadi kita masih memungkinkan dana pinjaman perbankan paling cepat,"‎ tutur Winardi.

‎Proyek yang akan dijalan perseroan dalam lima tahun ke depan, seperti pengerjaan pabrik bahan baku pelat aluminium (slab), Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2x350 megawatt (mw), renovasi pelabuhan‎, dan smelter alumina.


(SAW)