Pemerintah Tetapkan Formula Perhitungan Kenaikan Upah Minimum

Desi Angriani    •    Kamis, 15 Oct 2015 18:13 WIB
paket kebijakan ekonomi
Pemerintah Tetapkan Formula Perhitungan Kenaikan Upah Minimum
Menko Perekonomian Darmin Nasution saat mengumumkan paket kebijakan ekonomi jilid IV (Foto: Dok MetroTV)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah melalui Menko Perekonomian Darmin Nasution menetapkan sebuah formula khusus mengenai perhitungan peningkatan upah minimum provinsi. Penetapan rumus perhitungan peningkatan upah minimum provinsi ini merupakan kebijakan yang dikeluarkan dalam Paket Kebijakan Ekonomi Jilid IV.

"Tujuan utama dari penetapan ini adalah untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Tentu tujuannya bukan hanya satu. Yang kedua, juga berfungsi untuk meningkatkan kesejahteraan buruh pekerja. Pasti kita juga memikirkan orang yang belum bekerja," ungkap Darmin, ketika mengumumkan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid IV, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (15/10/2015).

Darmin menjelaskan, secara umum perhitungan kenaikan upah minimum melalui formula yang menjadi rumus ini yakni upah minimum sekarang ditambah presentase kenaikan inflasi dan ditambah lagi dengan pertumbuhan ekonomi. Rumus perhitungan ini akan terus berlaku untuk tahun depan dan tahun-tahun berikutnya.

"Jadi, kalau inflasi katakanlah lima persen, pertumbuhan ekonomi, misalnya, lima persen, berarti 10 persen. Jadi, upah minimum ditambah 10 persen. Tahun depan dihitung lagi. Penjumlahan tahun ini ditambah inflasi dan ditambah pertumbuhan ekonomi di tahun depan," jelas mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini.

Menurut Darmin, konsep perhitungan ini berbeda dibandingkan dengan perhitungan di negara lain. Sebab, di negara lain perhitungan kenaikan upah minimum tidak memberikan sepenuhnya pertumbuhan ekonomi kepada buruh. Alasannya, pertumbuhan ekonomi bukan berasal semata-mata datang dari para buruh tapi peranannya juga datang dari para pengusaha dan pemilik modal.

Artinya, lanjut Darmin, pertumbuhan ekonomi dibagi antara para buruh, pengusaha dan para pemilik modal. Namun, di Indonesia, kesepakatannya adalah pertumbuhan ekonomi sebanyak 100 persen diberikan kepada para buruh dengan harapan kesejahteraan para buruh bisa segera terlaksana dan merata. 

Lebih lanjut, Darmin mengklaim, kebijakan kenaikan upah minimum melalui formula ini merupakan bukti kehadiran negara dalam bentuk jaring pengaman sosial atau safety net, kehadiran negara dalam hal ini memastikan pekerja atau buruh tidak tergantung pada upah murah tetapi kepada pengusaha juga merupakan kepastian dalam berusaha.

"Dengan kebijakan ini juga dipastikan upah buruh naik setiap tahun karena ada isu naiknya lima tahun sekali. Tidak. Naik (upah minimum) itu setiap tahun," tegas Darmin.

Adanya formula perhitungan upah minimum membawa perubahan baru terhadap proses penetapan upah minimum yang telah berlaku selama ini. Dengan berlakunya formula penetapan upah minimum, maka proses penetapan upah minimum akan berjalan secara sederhana, adil dan terproyeksi, mengingat dalam perhitungan besaran upah minimum dilakukan dengan pendekatan formula yang berpihak kepada tenaga kerja.


(ABD)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA