Kawal Pilkada: Masyarakat Diharapkan Jadi Pemilih yang Berdaya

Ilham wibowo    •    Kamis, 15 Oct 2015 18:46 WIB
pilkada serentak
Kawal Pilkada: Masyarakat Diharapkan Jadi Pemilih yang Berdaya
Ilustrasi pilkada serentak,--Foto: Dok/MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Platform Kawalpilkada.id merupakan bentuk partisipasi aktif publik dalam Pilkada. Sebab itu, masyarakat diharapkan dapat menjadi pemilih yang berdaya.

Direktur Eksekutif Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Angraeni menjelaskan, pemilih berdaya merupakan pemilih yang mempunyai posisi tawar terkait kriteria pemimpin daerah yang dikehendakinya. Pemilih juga mampu mencerna program calon dan membandingkannya dengan riwayat dan rekam jejak pasangan calon.

"Keterlibatan banyak pihak dalam menyosialisasikan profil calon, latar belakang, visi, misi dan programnya. Diharapkan pemilih tidak hanya pasif, tapi bisa menjadi pemilih yang berdaya," kata Titi di Kantor Bersama Relawan Kawal Pilkada, Jalan Ciasem I No.9 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2015).

Titi mengatakan, pada Pemilu sebelumnya publik atau pemilih sulit mengetahui rekam jejak pasangan calon. Dalam kolaborasi ini, Perludem membantu menyiapkan dan mendigitalisasi data dalam beberapa fitur.

"Melalui platform ini kami ingin bantu sosialisasi Pemilu. Kami ubah data ke dalam bentuk digital untuk digunakan. Kami juga menyiapkan materi seperti buku saku pemantauan Pilkada," ucapnya.

Sementara itu, relawan dari Code4Nation, Khairul Anshar, mengatakan, fitur dalam platform kawal pilkada ini lebih khusus mendalami profil pasangan calon atau kandidat Pilkada. Sumber datanya ada tiga: dari situs KPU bekerjasama dengan relawan, rekam jejak dan media sosial.

"Masih kami kerjakan mencari informasi di media sosial. Kami masih kumpulkan postingan dalam media sosial. Kami juga akan keluarkan beberapa infografis terkait penyelenggara maupun pasangn calon," tambahnya.


(MBM)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA