Shortfall Pajak 2015 Melebar Jadi Rp140 Triliun

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 15 Oct 2015 18:54 WIB
pajak
<i>Shortfall</i> Pajak 2015 Melebar Jadi Rp140 Triliun
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengakui adanya perkiraan kenaikan atau pelebaran shortfall (selisih target dengan prediksi capaian) pendapatan pajak dari Rp120 triliun menjadi Rp130 triliun sampai dengan Rp140 triliun.

"Kami akui sudah beberapa tahun penerimaan pajak tidak bisa mendekati target. Untuk 2015 hitungan terakhir kami penerimaan pajak mungkin shortfall sekitar Rp130 triliun sampai Rp140 triliun," jelas Bambang, dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (15/10/2015).

Kendati demikian, Bambang menegaskan, pemerintah akan tetap menjaga defisit anggaran pada level yang aman dan tidak sampai melampaui tiga persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Dalam hal ini, pemerintah siap melakukan berbagai macam upaya agar momentum pertumbuhan ekonomi tetap terjaga.

"Defisit anggarannya dijaga di bawah 2,5 persen lah," ungkap mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) itu.

Asal tahu saja, mendekati tiga bulan terakhir Tahun Anggaran 2015 atau hingga 30 September, Direktorat Jenderal Pajak Kemenkeu mencatat realisasi penerimaan pajak baru mencapai 53,02 persen atau Rp686,27 triliun. Sedangkan target pajak (tak termasuk kepabeanan dan cukai) yang ditetapkan dalam APBNP 2015 lalu antara pajak migas dan nonmigas yakni Rp1.294,2 triliun.



(ABD)