Kereta Cepat Gagal, Aset Konsorsium BUMN Jadi Jaminan

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 16 Oct 2015 14:24 WIB
kereta cepat
Kereta Cepat Gagal, Aset Konsorsium BUMN Jadi Jaminan
Ilustrasi (ANTARA FOTO/YUSTINUS AGYL)

‎Metrotvnews.com, Jakarta: Manajemen PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) mengungkapkan, aset perusahaan empat konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bisa menjadi jaminan dalam pengerjaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, apabila pengerjaan proyek tersebut ditengah jalan mengalami kegagalan.

Adapun empat konsorsium BUMN itu terdiri dari PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), dan PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero).

"Aset BUMN bisa dijaminkan dari Joint Venture (JV) kereta cepat Jakarta-Bandung‎," kata Staf Khusus Menteri BUMN dan Chairman PBSI Sahala Lumban Gaol, ditemui dalam 'JVA Signing High Speed Railway of Jakarta-Bandung', di Hotel Pullman Thamrin, Jakarta, Jumat (16/10/2015).

Sahala menjelaskan, aset yang dijaminkan bisa berupa uang dan tanah. Sahala mencontohkan, PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero) siap memberikan jaminan lahan yang bisa digunakan untuk jalur kereta cepat Jakarta-Bandung.

"Ekuitas bisa uang dan tanah. PTPN VIII tidak punya duit, dia memberikan aset tanah," jelasnya.

Menurutnya, hal itu perlu dilakukan lantaran pembangunan kereta cepat yang dilakukan empat konsorsium BUMN ini tidak boleh menggunakan Penyertaan Modal Negara (PMN)‎ dalam membiayai progres kereta cepat.

"PMN pun tidak ada yang masuk, mereka tidak boleh gunakan PMN untuk ekuitas partisipasi," pungkas Sahala.


(ABD)

KPK Ambil <i>Medical Record</i> Setya Novanto

KPK Ambil Medical Record Setya Novanto

9 hours Ago

Salah satu staf pimpinan DPR yang kerap mengurus keperluan Novanto mengaku, rombongan KPK berku…

BERITA LAINNYA