Pemerintah Aceh Singkil Jemput Pengungsi

Erdian Joko Kuswanto    •    Jumat, 16 Oct 2015 15:22 WIB
bentrok
Pemerintah Aceh Singkil Jemput Pengungsi
Polisi dan anggota TNI berjaga di Desa Suka Makmur, Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, Rabu 14 Oktober 2015. Antara Foto/Moonstar Simanjuntak

Metrotvnews.com, Aceh Singkil: Polri menyatakan kondisi di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, kondusif. Warga yang mengungsi diminta pulang.

Hari ini, Bupati Aceh Singkil Safriadi Malik, Kapolda, dan Pangdam, rapat koordinasi untuk menjemput 4.700 pengungsi. Hari ini pemerintah daerah ke pengungsian di Desa Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Kapolda Aceh Irjen Husain Hamidi mengatakan pihaknya akan mengerahkan kendaraan dinas polisi untuk menjemput warga. Aparat dari kepolisian dan TNI akan mengawal perjalanan ke Kabupaten Aceh Singkil.

Safriadi mengatakan pihaknya sedang berupaya mempertemukan dua kubu yang bentrok untuk mencari penyelesaian. Pemerintah juga akan mencari jalan keluar soal sengketa pembangunan rumah ibadah.


Warga di Desa Suka Makmur, Kabupaten Aceh Singkil. Antara Foto/Moonstar Simanjuntak

Warga di Desa Suka Makmur, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, bentrok pada Selasa 13 Oktober. Seorang warga tewas dan empat orang terluka.

Penyebabnya diduga sekelompok pemuda membongkar paksa rumah ibadah yang diduga dibangun tanpa izin. Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menyampaikan, indikasi perselisihan di Aceh Singkil sudah terendus sejak empat bulan lalu.

"Memang ada 21 unung-unung (rumah ibadah kecil) yang belum memiliki izin. Tapi sebagian sudah bisa diselesaikan. Tinggal 10 atau 11 yang belum diselesaikan," kata Kapolri.

Kapolri mengatakan, aparat di Aceh bertindak tegas. Lebih dari 40 orang ditangkap karena diduga terlibat bentrokan tersebut. "Dari situ nanti ditetapkan tersangkanya," ujarnya.


(TRK)