DPR-Pemerintah Belum Sinkron soal Cukai

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 16 Oct 2015 17:31 WIB
DPR-Pemerintah Belum Sinkron soal Cukai
Ilustrasi tembakau. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi XI DPR RI bersama dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengeluarkan target penerimaan cukai hasil tembakau (HT). Namun sebelum pembahasan dilakukan, data dari DPR dan pemerintah disebut tidak sinkron.

Demikian disampaikan Ketua Komisi XI Fadel Muhammad dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat (16/10/2015). Menurutnya, kenaikan cukai berkisar di angka 11,5 persen dengan dasar perhitungan 12 bulan. Nilai itu menurut Fadel sudah dibicarakan pada konsinyering antara Kementerian Keuangan dan Komisi XI pada 12 Oktober lalu. "Benar kenaikannya sekitar 11,5 persen," jelasnya.

Suahasil Nazara selaku Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) sempat mengatakan jika dasar perhitungan cukai tahun ini didasari pada 14 bulan. Namun, untuk tahun depan (2016) pemerintah akan mengembalikan ke angka dasar, yakni 12 bulan dengan 12 kali penerimaan.

"Karena itu perlu ada adjustment, kalau kita pakai angka tahun ini maka tahun depan juga 14 kali, bukan itu yang kita mau. Kita ingin kembalikan tetap 12 kali," paparnya.

Dia menambahkan, keputusan perhitungan 14 bulan di tahun ini karena sesuai APBNP. "Tahun depan kita kembalikan ke 12 bulan penerimaan, makanya angkanya turun. Turun Rp10,8 triliun, dari penerimaan pajak kepabeanan dan cukai," jelasnya.

Sementara itu Ketua Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo) Muhaimin Moefti, mengatakan bahwa target tersebut tetap sangat tidak realistis. "Kami tetap menolak target cukai sebesar itu. Kami masih ingin target penerimaan cukai hasil tembakau sebesar Rp129 triliun, yakni kenaikan sebesar tujuh persen dari target APBN 2015 yang adalah Rp120 triliun" jelas Moefti.

Ia juga mempertanyakan angka kenaikan 11,5 persen tidak tercermin dalam rapat Komisi XI.‎ "Kalaupun naik 11,5 persen, maka target penerimaan cukai IHT akan menjadi sekitar Rp133 triliun," pungkasnya.
(AHL)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

21 hours Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA