Upah Naik, JK Minta Buruh Jangan Demo

Husen Miftahudin    •    Jumat, 16 Oct 2015 17:34 WIB
upahpaket kebijakan ekonomi
Upah Naik, JK Minta Buruh Jangan Demo
Wakil Presiden Jusuf Kalla (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah telah memastikan upah pekerja akan naik setiap tahunnya. Melalui formulasi pengupahan, tenaga kerja yang ada di Indonesia akan menikmati kenaikan upah minimal 10 persen setiap tahunnya.

"Undang-Undang Ketenagakerjaan buruh juga soal hidup layak, dan buruh kan juga sudah menerima upah minimun sekarang ini. Maka itulah (upah) kita sesuaikan tahun demi tahun dengan perkembangannya. Minimum 10 persen naik setiap tahun," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), ketika ditemui di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2015).

Oleh karena itu, JK meminta agar para buruh tidak lagi melakukan demo untuk meminta kenaikan upah. Pasalnya, dengan adanya demo maka stabilitas sosial politik dalam negeri akan terganggu yang justru berimplikasi pada kepastian usaha di Indonesia.

"Mestinya mereka (buruh) dapat menerima. Pengusaha juga sudah terima. Seharusnya (buruh jangan demo). Seharusnya sudah dapat menerima itu," paparnya.

Terlebih, aku JK, formulasi pengupahan saat ini lebih tinggi daripada rumusan pengupahan tenaga kerja pada sebelumnya. "(Formulasi pengupahan) ini lebih tinggi daripada rumusan yang dulu," pungkas JK.

Sebelumnya, Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri memastikan Upah Minimum Provinsi (UMP) akan selalu naik setiap tahunnya. Formulasi penghitungan UMP tahun berikutnya berdasarkan hitungan UMP tahun berjalan saat ini dikali hasil dari besaran inflasi dan pertumbuhan ekonomi.


(ABD)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

16 hours Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA