Bocah-bocah Perusak Masih Diperiksa

Lukman Diah Sari    •    Sabtu, 17 Oct 2015 08:57 WIB
penyerangan
Bocah-bocah Perusak Masih Diperiksa
Beberapa bocah yang diamankan polisi diduga terkait sweeping dan perusakan kendaraan asal Bandung. (TMC Polda Metro Jaya)

Metrotvnews.com, Jakarta: Segerombolan remaja yang lakukan perusakan kendaraan di beberapa wilayah di Jakarta, Sabtu (17/10/2015) dini hari tadi masih diperiksa di Polda Metro Jaya.

"Sampai saat ini masih diperiksa Polda Metro Jaya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M. Iqbal kepada Metrotvnews.com, Sabtu (17/10/2015) pagi.

Pemeriksaan itu dilakukan terhadap tiga bocah usia tanggung, yang diketahui melakukan perusakan di sekitar Parkir Timur Senayan, Jakarta Selatan, hingga sejumlah kendaraan rusak. Tak hanya merusak kendaraan pribadi, para bocah itu juga memukuli dan merampas dompet serta ponsel milik korban perusakan.

Selain di kawasan Parkir Timur Senayan, aksi penyerangan dan perusakan juga terjadi kawasan Jalan MT Haryono. Selain menangkap para remaja tanggung itu, beberapa kendaraan roda dua juga disita polisi.

"Ya termasuk yang di MT Haryono juga masih diperiksa, kita maish dalami," jelasnya.

Diduga tindakan anarkis bocah-bocah usia tanggung itu, dalam rangka sweeping kendaraan yang datang dari arah Bandung, Jawa Barat, terkait dengan bakal dihelatnya final Piala Presiden pada Minggu 18 Oktober esok, antara Persib Bandung dengan Sriwijaya FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Tindakan anarkisme itu terjadi sejak kendaraan mulai memasuki ruas tol dalam kota. Gerombolan tersebut melempar kaca kendaraan yang lewat, dan menyasar kendaraan bernopol D.

Perusakan, contohnya, menimpa Bus Murni Jaya yang berangkat dari Kampung Rambutan, Jakarta Timur menuju Merak. Bus berangkat sekitar pukul 01.00 WIB. Namun saat melintas di kawasan Cawang, tiba-tiba sebongkah batu paving block menghantam kaca bagian depan dan pecah.


Bus Murni Jaya yang dilempari batu. MTVN/M. Rodhi Aulia

"Padahal saya sudah bilang ini bukan bus dari Bandung. Tapi mereka tetap merusak dan memaksa masuk sweeping ke dalam bus," kata Djaelani kepada Metrotvnews.com, saat di temui di Jalan Gatot Subroto depan JCC Senayan, Sabtu dini hari.

Djaelani mengemudikan bus bernopol A 7692 KC. Merasa tersudut, Djaelani akhirnya menurunkan penumpangnya di tengah jalan dan tidak bisa mengantarkan sampai ke tujuan.


(LDS)