Indonesia Masih Rentan di Tengah Persaingan Usaha

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 19 Oct 2015 13:58 WIB
ekonomi indonesia
Indonesia Masih Rentan di Tengah Persaingan Usaha
Menteri Perdagangan Thomas Lembong (kiri) (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

‎Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Lembong menilai posisi Indonesia terbilang rentan di tengah sengitnya persaingan usaha dengan negara lain yang ada di dunia ini. Karena itu, perlu ada perbaikan di berbagai macam sektor untuk meningkatkan daya saing usaha di Tanah Air. 

‎"Saya sampaikan kalau fundamental ekonomi Indonesia masih sangat rawan, setelah membandingkan dengan negara-negara lain seperti Malaysia dan Turki," kata Lembong, dalam 'Rapat Kerja Nasional Kadin Indonesia bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional', di Hotel Pullman Thamrin, Jakarta, Senin (19/10/2015).

Mendag Lembong menjelaskan, Turki sudah sejak lama melakukan konsep one stop shopping antarnegara. Namun, Indonesia baru ingin memulai hal tersebut melalui Indonesia National Single Windows (INSW)‎.

Tidak hanya itu, lanjut Lembong, posisi cadangan devisa Indonesia juga terbilang tidak aman yakni hanya sekitar USD101,7 miliar per September 2015. Jumlah cadangan devisa Indonesia ini sangat berbeda bila dibandingkan dengan negara lain. 

Lebih dari itu, Mendag Lembong menambahkan, masuknya Vietnam ke dalam Trans Pasific Partnership (TPP) juga menjadi tantangan berat bagi pasar ekspor produk milik Indonesia. Sebab, pasar Vietnam lebih bebas dari pada pasar Indonesia.

"Saya takut kalau tidak di regulasi kita akan ketinggalan. Mulai dengan masuknya Vietnam ke TPP dan persaingan dengan Indonesia. Kalau pemilik pabrik memilih tidak ada perbedaan, tapi Vietnam jelas mereka lebih bebas pasarnya," tutup Lembong.


(ABD)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

12 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA