Ahok Optimistis Tarik Investor Singapura ke Indonesia

LB Ciputri Hutabarat    •    Senin, 19 Oct 2015 15:22 WIB
pemprov dki
Ahok Optimistis Tarik Investor Singapura ke Indonesia
Presiden Joko Widodo, Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mendengarkan penjelasan maket proyek LRT dari Direktur Utama Adhi Karya Kiswodarmawan. (Foto:Antara/Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta optimistis mampu mencuri hati Singapura untuk berinvestasi di Jakarta. Karena proyek investasi di Indonesia kini dilindungi dan dijamin oleh negara.
 
"Saya dan Pak Jokowi optimistis kali ini mereka (Singapura) mau (investasi). Karena negara sudah menjamin proyek berjalan," kata Gubernur DKI Jakarta Basuki ‘Ahok’ Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (19/10/215).
 
Ahok menjelaskan, Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) yang menjamin setiap proyek investasi tidak akan mandek. Proyek itu akan ditalangi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
 
"Pak Jokowi sudah keluarkan Keppres yang membolehkan kita beli infrastruktur. Kalau dulu perusahaan diminta biayai proyek di Jakarta enggak mau karena takut rugi, sekarang boleh biayai dan beli balik pakai APBN dan APBD. Dengan cara sepertit itu mereka tertarik," ujar Ahok.
 
Ahok mengungkapkan,  Jakarta membutuh dana segar sekitar Rp250 triliun untuk biaya pembangunan. Keppres ini bakal menjadi penarik asing untuk berinvestasi di Indonesia.
 
Untuk mencapai target angka tersebut, Ahok tidak hanya berharap kepada pihak asing. Pemprov DKI bakal menerbitkan obligasi ke warga negara Indonesia yang tinggal di Singapura.
 
"Saya mau ketemu WNI di Singapura. Ini saatnya mereka bisa investasi dengan total saham 10 sampai 12 persen. Mungkin mereka tertarik," ujar Ahok.


(FZN)