BI Diminta Perhatikan Pelaku UKM Perikanan

   •    Senin, 19 Oct 2015 17:07 WIB
perikananukm
BI Diminta Perhatikan Pelaku UKM Perikanan
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Nyoman Budhiana)

Metrotvnews.com, Jakarta: Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) mendesak Bank Indonesia (BI) sebagai lembaga moneter utama di Tanah Air untuk benar-benar memperhatikan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) sektor perikanan.

"Kami berharap BI memperhatikan industri perikanan UKM dan nelayan kecil," kata analis AEPI Dani Setiawan, seperti dikutip Antara, di Jakarta, Senin (19/10/2015).

Dia mencontohkan, dalam hal kaitan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bertujuan membantu pelaku usaha kecil, seharusnya ada kuota yang jelas berapa persentase yang diberikan, misalnya, kepada nelayan tradisional.

"Ini sesuatu yang baru karena sejak 40 tahun lebih kebijakan pembangunan tidak diarahkan kepada pelaku ekonomi sektor kelautan dan perikanan termasuk nelayan tangkap dan pembudidaya ikan," jelasnya.

Dani berpendapat selama satu tahun Pemerintahan Jokowi-JK di sektor kelautan dan perikanan, sifatnya masih identifikasi masalah-masalah tetapi hal yang dilaksanakan belum menyentuh harkat dan martabat nelayan.

Sebelumnya, BI mendorong Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) guna memperbesar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebagai indikasi membesarnya pengelolaan potensi sektor tersebut di Tanah Air.

"Yang paling bisa dikontribusikan adalah di PNBP. Sekarang jumlahnya Rp220 miliar per tahun ini. Jumlah tersebut dibandingkan potensi yang ada jauh sekali," kata Gubernur BI Agus Martowardoyo. 


(ABD)