OJK Sebut NPL Perbankan Masih Aman

   •    Senin, 19 Oct 2015 17:12 WIB
perbankan
OJK Sebut NPL Perbankan Masih Aman
Ilustrasi (MI/RAMDANI)

Metrotvnews.com, Palembang: Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Selatan (Sumsel) Patahuddin mengatakan rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) perbankan di daerah Sumsel masih tergolong aman meski beberapa bank sudah menyentuh batas ambang yakni lima persen.

"Jangan dipersoalkan NPL yang masih di bawah lima persen, meski sudah mendekati. Ini wajar saja terjadi, karena ekonomi sedang lesu. Asalkan bisa menjaga tidak melewati batas ambang lima persen, sudah bisa dikatakan bagus untuk saat ini," kata Patahuddin, seperti dikutip Antara, di Palembang, Senin (19/10/2015).

Ia mengamati justru kalangan perbankan harus diapresiasi karena masih tetap tumbuh di tengah pelemahan kondisi ekonomi, khususnya perbankan di Sumsel karena daerah ini sangat tergantung dengan ekspor karet, sawit, dan batu bara.

"Malahan OJK optimitis bisa sesuai proyeksi awal tahun yakni tumbuh 15 persen pada tahun ini," ungkapnya.

Hanya saja, ia meminta kalangan perbankan tetap berhati-hati dalam menyalurkan kredit meski pemerintah telah mengeluarkan aturan baru berupa penurunan uang muka untuk pembiayaan perumahan dan kendaraan sejak 18 Juli 2015.

Menurutnya, perbankan tetap harus memperhatikan kondisi perekonomian yang melanda masyarakat Sumsel yang saat ini sedang terpuruk. Sumsel yang dikenal sebagai daerah penghasil komoditas ekspor karet, sawit, dan batu bara mengalami pelemahan ekonomi sejak dua tahun terakhir akibat imbas dari krisis ekonomi global.

"Saat ini rasio kredit macet mencapai empat persen, sementara batasan OJK yakni lima persen. Meski masih dalam kewajaran tapi patut diwaspadai bahwa ada tren meningkat dibandingkan tahun lalu," pungkasnya. 


(ABD)