AS Minta Bentrokan Israel-Palestina Segera Dihentikan

Willy Haryono    •    Senin, 19 Oct 2015 17:20 WIB
israel palestina
AS Minta Bentrokan Israel-Palestina Segera Dihentikan
Warga Palestina merespon tembakan gas air mata polisi Israel di Yerusalem, Minggu (18/10/2015). (Foto: AFP / HAZEM BADER)

Metrotvnews.com, Madrid: Gelombang aksi kekerasan selama dua pekan antar warga Palestina dengan aparat keamanan Israel telah menelan puluhan korban jiwa. 

Amerika Serikat melalui Menteri Luar Negeri John Kerry mendesak agar bentrokan berdarah itu segera dihentikan. 

"Kami ingin aksi kekerasan dihentikan dan situasi kembali normal," ucap Kerry dalam kunjungannya di Madrid, Spanyol, Senin (19/10/2015). 

Dalam waktu dekat, Kerry berencana menemui Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Ia ingin mendorong kedua pemimpin untuk mencari solusi damai. 

Dikhawatirkan aksi kekerasan besar dapat terjadi jika gelombang bentrokan ini tidak segera diatasi. 

"Kami meminta semua pihak untuk menahan diri," kata Kerry. 

Meningkatnya ketegangan menimbulkan kekhawatiran terjadinya intifada, peristiwa berdarah pada 1987-1993 dan 2000-2005, dimana ribuan orang tewas dalam aksi kekerasan yang hampir terjadi setiap hari. 

Pada 13 Oktober lalu, empat orang dilaporkan tewas dalam dua insiden penikaman di Yerusalem. Korban termasuk tiga warga Israel dan seorang pelaku penyerangan yang merupakan warga Palestina.

Ini dianggap sebagai serangan balas dendam terjadi pekan lalu, saat seorang Yahudi menusuk dua warga Israel berdarah Arab dan dua warga Palestina di kota Dimona.



(WIL)