Tujuh Jasad Pendaki Lawu Dibawa ke RS Magetan

Patricia Vicka    •    Senin, 19 Oct 2015 18:43 WIB
pendaki tewas
Tujuh Jasad Pendaki Lawu Dibawa ke RS Magetan
Evakuasi korban tewas kebakaran di Gunung Lawu. (Ant/Siswowidodo)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Tujuh koban tewas dalam kebakaran Gunung Lawu, sudah dibawa ke Rumah Sakit Magetan, Jawa Timur. Enam dari tujuh korban meninggal dunia pada kebakaran sudah diidentifikasi.

"Jenazah terakhir dapat dievakuasi oleh tim medis dan SAR pada Senin (19/10/2015) pukul 10.20 WIB," ujar Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo melalui pesan singkat di Yogyakarta, Senin (19/10/2015).

Enam korban meninggal dunia yang sudah diidentifikasi adalah Rita Septi Nurika, 21, warga Paron, Ngawi, Nanang Setia, 16, warga Beran, Ngawi, Sumarwan, 50, warga Beran, Ngawi, dan Joko Prayitno, 31, warga Kebon Jeruk, Jakarta, Awang, 20, warga Ngawi, Nanang siswa SMK PGRI yang alamatnya belum diketahui.

Sedangkan satu korban meninggal dunia belum dapat diidentifikasi. Selain itu, ada dua orang korban luka berat yakni Eko Nurhadi, 45, dari RT 2/RW 1 Brangol, Karangjati, Ngawi dan Novi Dwi Estiwati, 14, alamat Jl Rajawali Beran RT 04/RW 01, Ngawi, Jawa Timur.

"Eko dirawat di RSUD dr. Sudono sedangkan Novi dirawat di  RSUD Muwardi Solo," jelasnya.

Sementara itu jalur pendakian dari pos Cemoro Sewu masih ditutup. Pos ini sudah ditutup sejak 16 Oktober 2015.

Hingga kini tim gabungan dari BPBD, Perhutani, Koramil 0804/02 Plaosan, Polri, AGL (Anak Gunung Lawu), relawan, dan masyarakat masih melakukan pemadaman, pendinginan dan penyisiran di lereng Gunung Lawu untuk memastikan apakah masih ada korban atau tidak. 

Gunung Lawu terbakar pada Minggu (18/10/2015) di petak 73. Pada pukul 08.00 WIB terlihat kepulan asap di sekitar Pos 3 Cemoro Sewu.


(SAN)