Menteri ESDM: Divestasi Saham Freeport Melalui IPO Lebih Transparan

Annisa ayu artanti    •    Senin, 19 Oct 2015 20:17 WIB
freeport
Menteri ESDM: Divestasi Saham Freeport Melalui IPO Lebih Transparan
Ilustrasi tambang Freeport. ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah dalam hal ini Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said menilai ada beberapa keuntungan bila pelepasan divestasi saham PT Freeport Indonesia dapat dilakukan melalui mekanisme Initial Public Offering (IPO).

Sudirman mengatakan melepas saham dilakukan melalui IPO akan lebih transparan, akuntabel, dan mudah dipertanggung-jawabkan serta pasar modal Indonesia juga akan berkembang lantaran perusahaan sebesar Freeport masuk didalamnya.

"Memang ada berbagai pandangan tapi saya cenderung orang yang ingin pasar modal kita ini berkembang. Kalau masuk perusahaan-perusahan besar ke pasar modal saya kira dinamikanya akan berbeda dan bagaimana pun pasar modal itu lebih jauh transparan dan bisa dilihat masyarakat dan harga saham kita pun kemungkinan punya market," kata Sudirman usai rapat kerja dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/10/2015).

Sudirman menjelaskan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo melalui IPO divestasi saham nantinya akan dipegang oleh investor dalam negeri.

"Yah mayoritas harus supaya tetap dipegang oleh pengusaha Indonesia kan. Kan caranya banyak. Jadi tidak hitam putih. Tapi bisa ini itu, bisa masuk pasar modal tapi caranya diyakinkan. Kan kita pemerintah bisa mengatur dan meyakinkan bagaimana pemegang saham mayoritas Indonesia," jelas dia.

Ia juga menambahkan, yang paling penting keberadaan Freeport ini akan berguna bagi perkembangan perekonomian Indonesia kedepannya.

"Arahan Presiden melalui Inpres ataupun dialog. Bagaimana agar keadaan Freeport itu berguna bagi keadaan ekonomi Indonesia," pungkas dia.



(SAW)

KPK akan Pelajari Laporan Harta Kekayaan Novanto

KPK akan Pelajari Laporan Harta Kekayaan Novanto

4 hours Ago

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Setya Novanto menjadi pintu masuk Kom…

BERITA LAINNYA