Hakim PTUN Medan Didakwa Terima Suap USD5000 dari Gatot Pujo

Meilikhah    •    Senin, 19 Oct 2015 21:43 WIB
kasus korupsi
Hakim PTUN Medan Didakwa Terima Suap USD5000 dari Gatot Pujo
Hakim PTUN Medan, Dermawan Ginting - MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, Dermawan Ginting, didakwa menerima suap sejumlah USD5.000 dari Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan istrinya Evy Susanti. Duit suap tersebut diserahkan kepada Dermawan melalui OC Kaligis dan anak buahnya M Yagari Bhastara Guntur alias Garry.

Berdasarkan surat dakwaan uang dimaksudkan untuk mengabulkan permohonan pengujian kewenangan Kejaksaan Tinggi Sumut terkait dugaan tindak pidana korupsi dana bantuan sosial (bansos), bantuan daerah bawahan (BDB), bantuan operasional sekolah (BOS), dan tunggakan dana bagi hasil (DBH) serta penyertaan modal pada sejumlah BUMD Sumsel.

"Padahal patut diketahui atau patut diduga bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan untuk memengaruhi putusan perkara yang diserahkan kepadanya untuk diadili," ucap Jaksa Penuntut Umum pada KPK, saat membacakan dakwaan Dermawan Ginting, di Pengadilan Tipikor, Senin (19/10/2015).

Dermawan Ginting dinilai memahami dan tahu bahwa pemberian hadiah atau janji berkaitan dengan kewenangannya sebagai penyelenggara negara.

Atas hal tersebut, Dermawan didakwa melanggar Pasal 11 dan pasal 12 huruf c UU no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.


(REN)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

4 hours Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA