Pencarian Helikopter Jatuh di Danau Toba Memasuki Hari Terakhir

Antara    •    Selasa, 20 Oct 2015 11:55 WIB
helikopter hilang kontak
Pencarian Helikopter Jatuh di Danau Toba Memasuki Hari Terakhir
Polisi terlibat dalam tim pencari helikopter jatuh di Danau Toba, Ant - Dhev Bakkara

Metrotvnews.com, Samosir: Pencarian helikopter EC 130 memasuki hari terakhir pada Selasa 20 Oktober. Proses pencarian pun dipusatkan di perairan Danau Toba wilayah Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) dan Tapanuli Utara (Taput).

Tim pencari terdiri dari 205 personel gabungan Basarnas, TNI, polisi, BPBD, dan masyarakat. Mereka menyisiri sektor I di Tara Bunga yang menjadi perbatasan Tobasa dengan Samosir, dan sektor II di Pulau Sibadang.

Tim menggunakan speed boat menyisiri permukaan Danau Toba. Tim juga mengoperasikan kapal karet dan kapal penumpang milik masyarakat.

Sementara tiga helikopter belum dapat diterbangkan dalam pencarian tersebut. Sebab, kabut dan asap di sekitar Danau Toba mengakibatkan jarak pandang berada di bawah 1.000 meter. Kondisi itu mempersulit jarak pandang pilot.

"Kalau cuaca mengizinkan, kita akan terbang, heli tetap dalam keadaan siaga," kata Asisten Manager PT Penerbangan Alam Semesta, Hendra Leo, perusahaan pemilik helikopter tersebut.

Helikopter jenis EC 130 dengan register PK-BKA hilang kontak sekira pukul 11.23 WIB, 11 Oktober 2015. Helikopter mengangkut tiga penumpang yaitu Nurhayanto, Giyanto, dan Frans. Sementara pilot bernama Capt Teguh Mulyano dan teknisi Hari Poerwantono.

Helikopter carteran itu terbang melalui rute Siparmahan ( Pantai Barat Danau Toba). Helikopter dalam perjalanan menuju Bandara Internasional Kualanamu.

Hingga kini, petugas baru menemukan Frans dalam kondisi selamat. Sementara empat lainnya belum ditemukan.


(RRN)

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

4 hours Ago

Salah satu yang akan dibahas dalam rapat MKD itu adalah status Setya Novanto sebagai kasus koru…

BERITA LAINNYA