Status Darurat Kekeringan di Sampang Diperpanjang

Agus Josiandi    •    Selasa, 20 Oct 2015 13:14 WIB
kekeringan
Status Darurat Kekeringan di Sampang Diperpanjang
Kondisi embung atau waduk kecil di Desa Jeruen, Sampang, Madura, kini kering kerontang. Foto: MTVN/Agus Josiandi

Metrotvnews.com, Bangkalan: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Jawa Timur, memperpanjang status darurat kekeringan hingga 30 November 2015. Di mana sebelumnya, status darurat ini hanya berlaku sampai 15 Oktober 2015.

"Untuk itu, ada baiknya masyarakat tetap menghemat air. Karena kemarau yang berdampak pada kekeringan diprediksi terjadi hingga November mendatang," kata Kepala BPBD Kabupaten Sampang, Anang Joenaidi, di ruang kerjanya, Selasa (20/10/2015).

Anang mengatakan, perpanjangan status darurat kekeringan mengacu pada prakiraan cuaca yang ditetapkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Anang menyebutkan, wilayah yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih bertambah dari 46 menjadi 66 desa.

"Bantuan air bersih tetap jalan. Kita berharap hujan segera turun," kata dia.

Kemarau panjang akibat El Nino menjadikan warga Sampang kesulitan mendapatkan air bersih selama lima bulan terakhir. Hal itu diperparah dengan kondisi embung atau waduk kecil yang selama ini menjadi andalan warga setempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, kering dengan debit air 0 persen.


(SBH)

Ganjar Pranowo Bantah Tudingan Nazaruddin

Ganjar Pranowo Bantah Tudingan Nazaruddin

1 hour Ago

Nama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo disebut-sebut sebagai salah satu orang yang menerima …

BERITA LAINNYA